Vaksinasi Massal Wajib Bagi ASN dan Tenaga Honorer

3

PAPUADAILY –Pemerintah Kabupaten Jayapura menggelar vaksinasi massal bagi aparatur sipil negara (ASN) dan tenaga honorer, Senin (5/7/2021) di Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani.

Vaksinasi akan terus dilakukan setiap hari mulai 5 Juli hingga seluruh pegawai mendapatkan vaksin.

“Mulai hari ini sampai selesai jam kerja, itu vaksin jalan terus dan semua pegawai harus di vaksin. Kalau belum selesai, itu (vaksin) bisa kita lanjutkan lagi ke hari-hari berikutnya,” ujar Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw di sela-sela kegiatan vaksinasi massal bagi ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jayapura.

Bupati Jayapura dengan tegas mengimbau kepada seluruh ASN yang bekerja di lingkungan Pemkab Jayapura wajib divaksin. Sehingga kegiatan vaksinasi massal ini akan dilaksanakan beberapa hari ke depan dan diharapkan kepada seluruh pegawai agar dapat mengikuti kegiatan vaksinasi massal tersebut di berbagai fasilitas kesehatan yang ada di daerah ini.

“Dari gunung merah (kantor bupati) ini, seluruh pegawai wajib untuk divaksin dan itu sudah kita canangkan,” tuturnya.

Disebutkan Mathius, pada Juli 2021 ini, vaksinasi juga akan diwajibkan kepada masyarakat di tiga distrik yang ada di Kabupaten Jayapura yakni, Distrik Sentani, Distrik Sentani Timur dan Distrik Waibhu.

Ia menambahkan, pencanangan vaksinasi massal ini akan dilakukan hingga ke tingkat RT/RW dan kelurahan/kampung.

Meski saat ini, katanya, vaksinasi massal sekarang ini hanya difokuskan di tiga distrik saja. Tetapi, vaksinasi bagi distrik-distrik lainnya juga tetap jalan dan bisa dilakukan di tiap-tiap fasilitas kesehatan seperti puskesmas atau rumah sakit.

“Hal itu kita lakukan lantaran di daerah itu akan berlangsung pelaksanaan PON XX 2021 pada Oktober mendatang. Jadi kita harus bebas Covid-19 dulu di tiga wilayah itu, apalagi Distrik Sentani itu tercatat penduduknya terbanyak di Kabupaten Jayapura,” ujarnya.

Bupati Mathius berharap vaksinasi massal nanti bisa mencakup jumlah penduduk sampai 60 sampai 70 persen.

“Jika semua sudah divaksin, berarti tersisa sedikit saja warga di 19 distrik yang belum divaksin. Makanya, kita fokus terhadap gerakan vaksinasi massal tersebut,” katanya.