Total Bonus Atlet PON Papua Rp400 Miliar Segera Cair, untuk Atlet Peparnas Tahun Depan

5

PAPUADAILY –Pemerintah Provinsi Papua akan memberikan bonus bagi atlet Pekan Olahraga Nasional (PON) XX bersamaan dengan Hari Natal dan Tahun Baru. Sementara bonus untuk atlet Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) baru diserahkan tahun depan.

Sekretaris Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua, Kenius Kogoya mengatakan, pembagian bonus bagi para atlet akan dibagikan pada 20 Desember 2021 atau bersamaan dengan ibadah syukur dan Natal.

“Kami sudah rapat dengan pemerintah, pencairan bonus atlet peraih medali PON akan dibagikan bersamaan dengan ibadah syukuran dan Natal pada tanggal 20 Desember 2021,” kata Kenius usai pertemuan rapat dengan Pemprov Papua di Sasana Krida,  Selasa (16/11/2021). Dikutip Kabarpapua.co.

Menurut Kenius, bonus untuk para atlet Papua sudah masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2021. Bonus ini sebagai wujud apresiasi pemerintah Papua terhadap atlet berprestasi.

Capai Rp400 Miliar

Adapun peraih medali emas perorangan akan memperoleh bonus Rp1 miliar dan beregu Rp 650 juta, sedangkan perak perorangan mendapat bonus Rp 500 juta dan beregu Rp 325 juta.

Sementara perunggu perorangan akan mendapat bonus Rp 250 juta dan perunggu perorangan Rp 162,5 juta. Pemerintah Papua juga akan memberikan atlet yang tak berhasil meraih medali sebesar Rp10 juta.

“Kita juga sudah menghitung jumlah bonusnya sebesar Rp 400 miliar lebih, sudah termasuk bonus pelatih, asisten pelatih dan official,” ungkap Kenius.

Tahun depan

Pada kesempatan itu, Kenius juga menjelaskan, bonus atlet Peparnas XVI baru akan dapat diberikan pada  tahun 2022. Hal ini dikarenakan bonus atlet baru diusulkan di APBD 2022.

Pemberian bonus atlet disabilitas pada 2022 juga dibenarkan Ketua National Paralympic Commite (NPC) Papua Jaya Kusuma. Bonus atlet Peparnas diperkirakan akan lebih tinggi dari atlet PON.

“Kita sudah sampaikan kepada pada atlet, jika bonus kita masuk di APBD 2022. Saya harapkan para atlet dan pelatih bisa memahami hal ini, karena bapak Gubernur sudah sampaikan bahwa bonus kita lebih dari bonus medali emas PON,” ucapnya. ***