Tenaga Kesehatan di Bandung Mulai Dapatkan Suntikan Vaksin Dosis Ketiga

0

PAPUADAILY –Tenaga kesehatan (nakes) di Kota Bandung mulai mendapatkan suntikan vaksin dosis ketiga menggunakan vaksin sinovac. Langkah tersebut sebagai upaya meningkatkan kekebalan tubuh terhadap virus corona.

Menurut Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana, Pemkot Bandung telah memulai memberikan vaksin dosis ketiga kepada nakes. Tercatat sudah ada 1.500 nakes yang mendapatkan suntikan vaksin Sinovac.

“Dosis ketiga untuk tenaga kesehatan sudah kita lakukan sekitar 1500-an orang. Mudah-mudahan bisa memberi rasa aman, nyaman. Dan ini bagian ikhtiar kita mengatasi pandemi,” terang Yana.

Selain itu, Yana Mulyana juga mengajak masyarakat untuk proaktif mencari informasi vaksinasi Covid-19. Sebab untuk mencapai herd immunity (kekebalan kelompok) memerlukan dukungan berbagai pihak, terutama masyarakat.

Apalagi, kata dia, vaksinasi di Kota Bandung cukup masif. Seperti saat ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kerja sama dengan pusat perbelanjaan IBCC menggelar vaksinasi bagi 1.000 orang. Mereka terdiri dari karyawan IBCC, serta warga sekitar yang ber-KTP Kelurahan Kacapiring, Kecamatan Batununggal.

“Banyak sekarang tempat-tempat pelaksanaan (vaksinasi massal), seperti kita punya 80 puskesmas, terus tempat-tempat seperti ini. Ada yang 1000, kemarin di Itenas 3000. Saya pikir itu upaya kita semua,” kata dia.

Termasuk sentra layanan vaksinasi di Taman Dewi Sartika (Balai Kota) yaitu dengan cara walk in, dan layanan vaksinasi di Taman Tegalega yaitu dengan cara drive thru.

Yana mengatakan, semakin banyak kelompok masyarakat tervaksin, maka semakin cepat pula herd immunity terbentuk di Kota Bandung. Maka secara teori, pandemi Covid-19 bisa berakhir. “Pemkot Bandung punya keterbatasan, warga tolong proaktif. Pada dasarnya kami ingin mempercepat vaksinasi tapi ini perlu kolaborasi dari berbagai pihak,” tuturnya.

Menurutnya, target vaksinasi di Kpta Bandung yaitu 1,9 juta orang. Dari 1,9 juta orang sasaran vaksinasi baru sekitar 800.000 lebih yang menerima dosis satu vaksin Covid-19. Sementara untuk dosis kedua baru mencapai sekitar 450.000an orang.