Sumbangan Prank Rp 2 Triliun, Andi Arief: Polisi Harus Periksa Denny Siregar

2

PAPUADAILY –Politisi Demokrat Andi Arief ikut berceloteh soal sumbangan ‘prank’ Rp 2 triliun ahli waris mendiang Akidi Tio, pengusaha asal Aceh yang meninggal tahun 2009 lalu.

“Datang ke Polda Sumsel seolah-olah mau sumbang 2 T, diliput media,” celoteh Andi Arief lewat akun Twitternya, Senin (2/7/2021).

Ia kemudian menyeret nama pegiat media sosial Denny Siregar yang disebutnya dengan julukan Buzzerp.

Denny, kata Andi Arief, telah menyebarkan opini menggembar gemborkan donasi bernilai fantastis itu untuk penanganan Covid-19 di Sumatera Selatan.

“Buzzerp deny siregar dkk sebarkan opini. Putri Akidi Tio punya alasan pinjam/tipu sana sini dg alasan biaya pencairan. Hasilnya nol,” kata Andi Arief.

Atas prank yang menggegerkan seantero negeri ini, Andi Arief pun mendesak kepolisian menyelidiki hubungan keterlibatan Denny Siregar dengan putri Akidi Tio, Heriyanti.

“Polisi harus mencari hubungan keterlibatan Deny siregar dkk dengan putri Akidi Tio. Polisi presisi harus panggil deny siregar dkk,” tegasnya.

Sebelumnya Denny Siregar memang memberi apresiasi dan pujian setinggi langit terhadap keluarga mendiang Akidi Tio yang sumbang Rp 2 triliun.

Bahwa ada warga negara keturunan Tionghoa yang rela menyumbang hartanya segitu untuk kemaslahatan orang banyak.

Polda Sumsel resmi menetapkan anak Akidi Tio, Heriyanti, sebagai tersangka terkait donasi palsu Rp 2 triliun itu.