Serda Imanuel Dirujuk Ke RSPAD Gatot Soebroto, Belum Bisa Bicara untuk Dimintai Keterangan

1

PAPUADAILY –Serda Imanuel Wenatubun, salah satu korban selamat dari penyerangan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Pos Ramil Kisor, Kabupaten Maybrat, Papua Barat dirujuk ke RSPAD Gatot Subroti Jakarta. Ia masih belum bisa bicara karena sakit di bagian wajah.

Kepala Penerangan Korem 181/Praja Vira Tama Mayor Inf Puguh mengatakan, Serda Imanuel sebelumnya dievakuasi ke Rumah Sakit Tentara Aryoko, Korem 181/PVT Sorong, Sabtu (4/9/2021). Korban juga sempat dirawat di RSUD Scholoo Keyen Sorong Selatan.

Menurutnya, Serda Imanuel dirujuk ke Jakarta untuk mendapatkan perawatan intensif. Dia diterbangkan menggunakan pesawat Batik Air, Minggu (5/9/2021).

“Secara umum kondisi pasien belum bisa bicara hanya dapat  berkomunikasi lewat isyarat. Nyeri di wajah sudah mulai berkurang dan tampak sakit sedang,” ujar Puguh di Sorong, Minggu (5/9/2021). Dikutip iNews.id.

Keberangkatan Serda Imanuel Wenatubun ke Jakarta didampingi dokter Rumah Sakit Tentara Aryoko dan pihak keluarga, ibu dan adiknya.

Serda Imanuel Wenatubun merupakan salah satu korban selamat dalam insiden penyerangan di Posramil Kisor, Maybrat oleh Kelompok Separatis Teroris.

Ia memiliki jabatan definitif yaitu Danru 1 Ton SMS Kiban Yonif 713/ST Korem 133/NW Kodam XIII/Merdeka dan merupakan anggota Satgas Apter Ramil Persiapan Aifat Timur Kodim 1809/Maybrat, Kodam XVIII/Kasuari.

Akibat peristiwa itu, empat anggota TNI gugur. Para korban yaitu Serda Amrosius, Praka Dirham, Pratu Zul Ansari, dan Lettu Chb Dirman.***