Seni Bela Diri Hapkido, Dipastikan Lakukan Ekshibisi di PON XX Papua

7

PAPUADAILY –Olahraga bela diri asal Korea Selatan, hapkido, akan menjadi olahraga ekshibisi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021. Menurut rencana ekshibisi itu akan ditampilkan pada 25 September mendatang.

Demikian informasi dari Direktur Penelitian dan Pengembangan Pengurus Pusat Hapkido Indonesia (PPHI) Widi Nugroho Sahib, Senin (30/8/2021). Seperti dikutip Kompas.com.

“Kami tampil sebagai olahraga ekshibisi di PON XX Papua 2021,” kata Widi Nugroho Sahib.

Olahraga ekshibisi adalah olahraga dalam status memperkenalkan diri dan belum dijadikan olahraga pertandingan pada turnamen atau kompetisi.

PPHI resmi menjadi anggota Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) sejak Rabu (24/4/2019) pada rapat kerja nasional (rakernas) KONI di Jakarta.

Widi menginformasikan lagi, Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru saat ini menjadi Ketua Pengurus Daerah Hapkido Provinsi Papua.

“Pak Rustan Saru juga menjadi ketua panitia pelaksana ekshibisi hapkido di PON XX Papua 2021,” imbuh Widi Nugroho Sahib.

Menurut rilis PPHI pada Minggu (29/8/2021), PPHI baru saja menyelesaikan Pendidikan dan Pelatihan ke-VII sekaligus penyegaran pelatih tingkat nasional.

Kegiatan itu terlaksana di Yogyakarta pada 27-29 Agustus 2021. Dibuka secara resmi oleh Ketua KONI Yogyakarta Joko Pekik Irianto, diklat diikuti 20 orang pelatih dan 18 pengurus provinsi hapkido di Indonesia.

Pemegang master hapkido internasional Vincentius Yoyok Suryadi dan dua asisten yakni Sabeum Nugroho dan Sabeum Indra memimpin pelatihan pada diklat itu.

Pada PPHI, Vincentius Yoyok Suryadi adalah Direktur Teknik. Sementara, Nugroho dan Indra adalah pelatih tingkat nasional.

Vincentius Yoyok Suryadi yang juga pendiri hapkido di Indonesia pun mengatakan tujuan diklat yaitu meningkatan mutu pelatih dan standardisasi tingkat nasional, kaderisasi pelatih yang berkualitas dan tersertifikasi di seluruh provinsi, sebagai coaching clinic untuk calon pelatih di ekshibisi PON XX Papua 2021, serta silaturahim antar-praktisi hapkido.

Dalam kesempatan itu, diperoleh informasi bahwa Ketua Umum PPHI GBPH Prabukusumo punya komitmen melaksanakan program kerja PPHI, agenda rutin tahunan, serta kaderisasi pelatih baru maupun mengolahkembangkan kapabilitas pelatih hapkido tingkat nasional yang telah ada selama ini, sesuai standar dunia serta teregistrasi resmi di PPHI.

Prabukusumo menyebut pendanaan diklat kali ini seluruhnya berasal dari swadaya peserta diklat yang dikoordinasikan oleh panitia pelaksana.

Prabukusomo lebih lanjut membeberkan fakta bahwa selama enam tahun sejak hapkido berdiri di Indonesia, pengurus cabang olahraga ini sudah melaksanakan empat kali kejuaraan nasional.

PPHI juga mengirim atlet untuk tiga kejuaraan internasional. Yaitu meraih juara umum di Singapura, juara umum kedua di Korea Selatan, dan juara umum di Hong Kong.***