Selama PPKM Darurat, Jakarta Ditargetkan Tes Covid-19 Per Hari 120 Ribu Orang

1

PAPUADAILY –Presiden Joko Widodo akhirnya mengumumkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat untuk Pulau Jawa dan Bali pada 3-20 Juli 2021. Jakarta menjadi daerah yang mendapat perhatian untuk meningkatkan jumlah testing suspect Covid-19.

Dalam dokumen Panduan Implementasi Pengetatan Aktivitas Masyarakat Pada PPKM Darurat Jawa Bali yang diperoleh wartawan, Rabu (1/7/2021), dijelaskan, cakupan Area PPKM Darurat tersebar di 48 kabupaten/kota dengan asesmen situasi pandemi level 4. Kemudian 74 Kabupaten/Kota dengan asesmen situasi pandemi level 3 di Pulau Jawa dan Bali.

Lima wilayah di Jakarta termasuk Kepulauan Seribu masuk dalam asesmen situasi pandemi level 4. Pemerintah juga menetapkan target orang di-test per hari untuk setiap provinsi. DKI Jakarta 120 ribu orang, DI Yogyakarta 10 ribu, Jawa Tengah 80 ribu, Jawa Barat 100 ribu, Bali 5 ribu, Banten 25 ribu, Jawa Timur 70 ribu.

Untuk tracing, selama PPKM darurat diatur, perlu dilakukan sampai mencapai lebih dari 15 kontak erat per kasus konfirmasi. Kemudian karantina perlu dilakukan pada yang diidentifikasi sebagai kontak erat.

Setelah diidentifikasi kontak erat harus segera diperiksa (entry-test) dan karantina perlu dijalankan. Jika hasil pemeriksaan positif maka perlu dilakukan isolasi. Jika hasil pemeriksaan negatif maka perlu dilanjutkan karantina.

Pada hari ke-5 karantina, perlu dilakukan pemeriksaan kembali (exit-test) untuk melihat apakah virus terdeteksi setelah/selama masa inkubasi. Jika negatif, maka pasien dianggap selesai karantina.