Sekjen Kemdes Ingatkan Tindakan Afirmatif dalam Pembangunan Desa

2

PAPUADAILY –Sekretaris Jenderal Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemdes PDTT) Taufik Madjid membuka webinar yang diselenggarakan Perpustakaan Kemdes PDTT dengan tema “Pentingnya Literasi bagi Perempuan dalam Menunjang Perannya sebagai Pejuang Pembangunan Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi” pada Rabu (28/7/2021).

Sebelum membuka webinar tersebut, Taufik Madjid beri semangat untuk penyediaan ruang diskusi dan literasi bagi perempuan dalam menunjang perannya sebagai pejuang pembangunan desa, daerah tertinggal, dan transmigrasi.

Taufik Madjid juga mengingatkan empat tindakan afirmatif dalam pembangunan desa berkaitan dengan kelompok marjinal.

Pertama adalah menjadikan kelompok marjinal seperti kaum perempuan dan kelompok difabel sebagai perangkat desa dan anggota BPD sehingga dapat mempengaruhi produk kebijakan. Kedua adalah menjamin keterlibatan dan mengakomodasi suara dari kelompok marjinal dalam forum Musyawarah Desa.

Ketiga, melakukan pengorganisasian, pendampingan dan penguatan terhadap kelompok marjinal agar lebih berdaya dan berperan aktif dalam kegiatan pembangunan desa. Keempat adalah menjamin hasil pembangunan berdampak secara langsung pada akses dan kualitas kesejahteraan kelompok marjinal.

Lebih lanjut Taufik Madjid kembali mengingatkan tujuan pembangunan desa sebagaimana dijelaskan dalam Undang Undang Desa Pasal 78 No 6 Tahun 2014.

“Pembangunan desa bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan kualitas hidup manusia serta penanggulangan kemiskinan melalui pemenuhan kebutuhan dasar, pembangunan sarana dan prasarana desa, pengembangan potensi ekonomi lokal, serta pemanfaatan sumber daya alam dan lingkungan secara berkelanjutan. Pasal ini juga dapat dimaknai bahwa kelompok sosial marjinal harus menjadi penerima manfaat utama dari pembangun­an desa,” papar Taufik Madjid.

Acara ini juga dihadiri oleh Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kemendesa, PDTT, Erlin Chaerlinatun, Kepala Perpustakaan Nasional, Muhammad Syarif Bando sebagai pembicara, dan Deputi Bidang Penguatan Masyarakat Sipil Sektor Sosial Budaya IRE Dina Mariana sebagai moderator.

Dalam laporannya, Erlin Chaerlinatun menjelaskan alasan dipilihnya tema webinar yang berkaitan dengan poin SDGs Desa nomor 4 dan 5.

“Tema ini kami pilih sehubungan dengan tujuan ke 4 SDGs Desa yaitu Pendidikan Desa Berkualitas dan tujuan ke 5 SDGs Desa yaitu Keterlibatan Perempuan Desa,” jelasnya.