Satgas TNI Yonif 403 Lakukan Vaksinasi Setiap Personel di Perbatasan RI-PNG

0

PAPUADAILY –Cegah COVID-19 dan jaga ketahanan imun, prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 403/Wirasada Pratista Pos Kiwirok melakukan vaksinasi kepada setiap personel Satgas di wilayah perbatasan Distrik Kiwirok Kabupaten Pegunungan Bintang Papua.

Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Yonif Mekanis 403/Wirasada Pratista Letkol Inf Ade Pribadi Siregar dalam keterangan diterima ANTARA, Sabtu (4/9/2021) mengungkapkan, kegiatan vaksinasi tahap kedua ini berlangsung dalam kurun waktu tiga hari karena lamanya dan rute perjalanan dengan medan yang sulit dilalui untuk menuju Pos Kiwirok.

“Dengan mempertimbangkan jarak dan waktu, maka lebih cepat dijangkau melalui jalur udara. Mendapat dukungan dari pimpinan dan pemerintah terlebih khusus instansi kesehatan terkait di Provinsi Papua, vaksinasi dapat dilaksanakan di Pos Kiwirok Satgas pengamanan perbatasan Yonif Mekanis 403/Wirasada Pratista dengan baik dan lancar,” jelas Dansatgas.

Dansatgas berharap, semoga semua unsur pemerintahan, TNI-Polri dan instansi pemerintah terkait lainnya di Provinsi Papua ini dapat selalu bersinergi dan mensukseskan kegiatan program vaksinasi ini demi menuju Indonesia bebas COVID-19.

Di tempat terpisah, Dokter Satgas Pamtas Yonif Mekanis 403/Wirasada Pratista Lettu Ckm dr. Kristia Yudha Bayu M mengatakan, tim kesehatan satgas telah berkonsultasi, mengkoordinir dan mengkomunikasikan kepada instansi terkait agar setiap Pos pengamanan perbatasan Yonif Mekanis 403/Wirasada Pratista dapat dilaksanakan vaksinasi tahap ke dua.

Diakuinya, personel Satgas TNI yang berada di wilayah perbatasan juga dapat berkontribusi dalam mendukung program Pemerintah dengan ikut mensukseskan dan mengawal proses vaksinasi tahap ke dua khususnya di wilayah Kabupaten Pegunungan Bintang Provinsi Papua.

“Harapannya, dengan dilaksanakan vaksinasi tahap ke dua ini bisa mencegah COVID-19 dan memperkuat imun serta kekebalan tubuh kita agar tidak mudah tertular, khususnya di lingkungan Satgas TNI,” kata Lettu dr Yudha Bayu M.***