Ratu Badminton : Kita Harus Publikasikan Keindahan Papua

9

PAPUADAILY –Atlet para bulu tangkis, Leani Ratri Oktila yang merebut medali emas di Pekan Paralimpik National (Peparnas) XVI menilai bahwa Papua sangat indah dan wajib dipublikasikan.

“Kalau saya lihat daerahnya maju, tempat wisata gak kalah sama di Bali,” kata Ratri di Jayapura, belum lama ini. Dikutip Seputarpapua.com.

Atlet yang membela kontingen National Paralympic Committee (NPC) Riau di ajang Peparnas XVI itu selama berada di Papua telah mengunjungi tempat wisata Bukit Tungku Wiri (Teletubbies) di Kabupaten Jayapura, dan Bukit Jokowi yang berada di kota Jayapura.

Selain dua destinasti wisata itu, atlet berusia 30 tahun yang dijuluki Ratu Badminton itu juga mengunjungi tempat wisata pantai Base-G yang terletak di Distrik, Jayapura Utara, kota Jayapura.

Meski belum mengunjungi semua objek wisata namun dirinya mengaku jika Papua benar-benar indah, sehingga harus di publikasikan.

“Selama di Papua saya cuma baru ke Bukit Teletubbies, Bukit Jokowi dan pantai Base-G. Tapi saya lihat teman-teman share di stori mereka, ternyata kita wajib mempublikasikan bahwa Papua juga indah,” ujar Ratri.

Pada event Peparnas XVI, Ratri berhasil menyumbang satu medali emas untuk kontingen Riau.

Tempat wisata memang menjadi salah satu objek yang sering dikunjungi para kalangan masyarakat saat berpergian di suatu daerah.

Di Jayapura misalnya setidaknya ada beberapa tempat wisata yang hits dan sering dikunjungi yakni Danau Love, Teluk Youtefa, Puncak Jayapura City, Air Terjun Cyklop, pantai Tablanusu, Pantai Pasir Enam, Danau Sentani, Puncak Gunung Ifar, Bukit Teletubies, Pantai Besa-G, Pantai Holtekamp, Kali Biru Genyem, Pantai Harlem, Pantai Yakoba, Desa Skow (Perbatasan RI-PNG).

Sebagai informasi, Ratri dijuluki Ratu Badminton lantaran ketika di Paralimpiade Tokyo 2020, ia bermain di 3 nomor dalam jam yang hampir bersamaan. Dan hebatnya lagi, ia berhasil menyumbang 2 medali emas di nomor ganda putri dan ganda campuran. Sedang di tunggal putri, ia menyumbang medali perak.***