Pesawat MAF Ditembak, Warga Tidak Bisa Nikmati Penerbangan Gratis ke Pedalaman Papua

84340

PAPUADAILY – Penembakan pesawat Mission Aviation Fellowship (MAF) berdampak terhadap kelangsungan pengakutan masyarakat dari pedalaman, maupun sebaliknya. Pasalnya, penerbangan ke pedalaman Papua hanya dilayani oleh pesawat ini.

Kader Gereja Kristen Injili atau GKI di Tanah Papua, Natan Pahabol khawatir penembakan terhadap pesawat perintis milik kelompok bantuan kemanusiaan Kristen, Mission Aviation Fellowship (MAF) berdampak terhadap layanan penerbangan ke pedalaman Papua.

Ia mengatakan, sudah bertahun tahun pesawat MAF melayani penerbangan ke berbagai wilayah pedalaman Papua. Ke daerah yang tidak dijangkau pesawat komersil.

Selain membawa para penginjil, pesawat perintis milik MAF juga mengangkut warga dari pedalaman yang hendak ke kota, atau sebaliknya dengan biaya terjangkau bahkan gratis.

Menurut dia, MAF mungkin saja mempertimbangkan kembali menerbangkan pesawatnya ke wilayah pedalaman Papua, terutama daerah yang dianggap rawan.

Sebab, hal serupa bisa saja terjadi pasca penembakan terhadap pesawat perintis milik MAF yang dilakukan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat atau TNPB di Distrik Biandoga, Kabupaten Intan Jaya pada 6 Januari 2021. Insiden itu menyebabkan pesawat terbakar.

“Kehadiran pesawat milik MAF sudah menjadi berkat di Papua. Menjangkau sampai ke pelosok yang sulit dijangkau. Kami prihatin dengan kejadian itu. Pesawat tidak salah, yang salah adalah manusia atau oknum yang mengurusnya,” kata Natan Pahabol dikutip dari Jubi, Kami, 14 Januari 2021.

Menurut anggota DPR Papua itu, insiden tersebut merupakan suatu kejadian luar biasa yang dialami pihak MAF melayani di Papua.

Katanya, keberadaan kelompok bantuan kemanusiaan MAF di Papua selama ini, telah banyak membantu warga Papua terutama mereka yang ada di pedalaman.

“Saya baru dengar kejadian seperti ini dialami MAF. Apalagi daerah Intan Jaya saya pikir lebih akrab dan kenal baik misi MAF sejak ada di Papua. Saya harap kejadian serupa tidak terjadi lagi ke depannya,” pungkasnya.(*)