Persiapan PON XX Papua, Tol Laut Maksimalkan Distribusi

2210

PAPUADAILY –Menjelang perhelatan akbar Pekan Olahraga Nasional ke 20 yang akan berlangsung di Papua pada Oktober tahun ini, Pemda Papua terus mengoptimalkan peran tol laut yang digagas Presiden Joko Widodo(Jokowi) dalam mengintensifkan distribusi barang barang untuk persiapan PON XX tersebut .

Upaya persiapan ini mengemuka dalam Rapat evaluasi dan koordinasi yang dilakukan selama beberapa hari.

Tol laut yang digagas Presiden Jokowi menjadi perhatian khusus oleh Kementerian Perhubungan khususnya Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Kantor KSOP Kelas II Jayapura untuk PON ke 20 tersebut .

Taher Laitupa selaku Kepala KSOP Kelas II Jayapura menegaskan pihaknya terus melakukan koordinasi Penyelenggaran Angkutan Barang di Laut (tol laut) Trayek T-19. Hal ini dilakukan guna memaksimalkan peranan tol laut dalam ajang olahraga terbesar nasional mendatang.

Taher mengatakan permintaan masyarakat di Papua terus meningkat sehingga kinerja tol laut terus dimaksimalkan.

“Saat ini tingkat kebutuhan masyarakat menggunakan tol laut begitu tinggi dan juga untuk penyelenggaran even nasional PON XX Papua di kabupaten Merauke dan Kabupaten Mimika. Nantinya tol laut akan memegang peranan penting dalam hal distribusi akomodasi keperluan PON baik untuk para atlet maupun panitia,” kata Taher melalui keterangan, Jumat (9/7/21).

Taher mengungkapkan, hal ini akan dijadikan momentum untuk mendongkrak potensi daerah dalam memproduksi komoditi-komoditi unggulan yang nantinya akan didistribusikan melalui tol laut.

“Sehingga para pelaku usaha ini dapat terus terpacu untuk meningkatkan hasil produksinya karena sudah memiliki pasar dan jalur distribusi yang teratur,” imbuhnya.

Selanjutnya Kabid Perdagangan Dalam Negeri, Disperindagkop dan UKM Provinsi Papua Herman Bless menyampaikan beberapa komponen akomodasi melalui KM. Lognus 2 pada trayek T-19 guna mendukung kebutuhan para atlet dan para juga panitia itu menggunakan komoditi unggulan termasuk pada saat di voyage ke – 7 ini.

“Hasil olahan Komoditi industri lokal ini selain sofa, spring bed dan juga tempat tidur serta kursi juga menghasilkan kerajinan tangan dan hiasan untuk industri perhotelan dan kebutuhan peralatan rumah tangga,” jelasnya.

“Muatan tol laut pada trayek T-19 ini terus meningkat seiring dengan tingkat kebutuhan masyarakat yang begitu tinggi dengan menggunakan layanan tol laut di Pelabuhan Depapre,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jayapura Alfons Awaitouw.

Sementaar itu Kepala Disperindagkop & UKM Provinsi Papua Laduani melalui Kabid Perindustrian Ronting, mengatakan pengembangan olahan kayu menjadi furnitur adalah komoditi unggulan yang saat ini tengah terus diproduksi guna memenuhi kebutuhan penyelenggaraan PON XX Papua dan merupakan produk andalan yang terus meningkat dari kabupatan dan kota serta Kabupaten Jayapura melalui pelaku usaha lokal.

“Komoditi unggulan ini adalah olahan dari pengusaha lokal, dalam hal ini pengembangan dari olahan kayu menjadi furnitur yaitu seperti tempat tidur, sofa, kursi dan juga kasur. Hasil olahan ini akan didistribusikan ke beberapa daerah yang berada di Kabupaten Mimika dan juga di Merauke,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa nantinya, produk-produk furnitur tersebut akan menjadi akomodasi para atlet dan panitia PON XX Papua dan juga memenuhi kebutuhan masyarakat.