Pemerintah Siapkan Rusun ASN di Semarang Jadi Tempat Isolasi COVID-19

2

PAPUADAILY –Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah dan BNPB tengah menyiapkan Rumah Susun (Rusun) ASN di Semarang menjadi tempat isolasi bagi masyarakat terpapar COVID-19.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Jumat, menyatakan, saat ini jumlah masyarakat yang terpapar COVID-19 tidak sebanding dengan ketersediaan tempat isolasi di fasilitas kesehatan.

Untuk itu, ujar dia, Kementerian PUPR akan memanfaatkan Rusun ASN di Semarang untuk menjadi tempat isolasi.

“Kami akan memanfaatkan Rusun ASN di Semarang, Jawa Tengah, sebagai tempat isolasi,” ujar Menteri PUPR.

 

Saat ini, lanjut dia, pemerintah akan terus berupaya membantu masyarakat serta para pegawai Kementerian PUPR yang terpapar COVID-19 agar bisa lekas sehat kembali.

Selain itu, untuk pemanfaatan Rusun ASN tersebut, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan sejumlah fasilitas kesehatan, pemerintah daerah, dan BNPB setempat sehingga penanganan pasien bisa berjalan dengan baik.

“Kami juga meminta agar para pegawai Kementerian PUPR untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan dan mematuhi kebijakan PPKM pemerintah,” ujarnya.

Rusun ASN yang akan dijadikan tempat isolasi di Jawa Tengah adalah Rusun ASN BBWS Pemali Juwana yang berada di Kecamatan banyumanik, Kota Semarang.

Rusun tersebut dibangun oleh Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR sebanyak satu menara dengan ketinggian delapan lantai.

“Hunian vertikal tersebut memiliki kapasitas hunian sebanyak 95 unit tipe 45. Saat ini pihak Kementerian PUPR tengah menyiapkan fasilitas pendukung untuk ruang isolasi sehingga dapat dimanfaatkan untuk menampung pasien COVID-19,” kata Menteri PUPR.