Pemerintah Kebut Persiapan Rusun Pasar Rumput Jadi Tempat Isolasi

3

PAPUADAILY –Pemerintah terus mengebut persiapan Rusun Pasar Rumput, Jakarta, yang nantinya akan digunakan sebagai tempat isolasi pasien COVID-19 dan diharapkan dalam satu minggu ke depan sudah bisa digunakan.

“Paling lama satu minggu harus sudah beroperasi. Karena urgent,” ujar Komandan Lapangan RS Wisma Atlet Letkol TNI Drg. M. Arifin dalam keterangan tertulisnya, Sabtu.

Arifin mengatakan kebutuhan akan ruang isolasi mandiri sangat mendesak, mengingat angka kasus penularan khususnya di DKI Jakarta terus mengalami lonjakan.

Berdasarkan data harian Satgas Penanganan COVID-19, penambahan kasus terkonfirmasi positif di DKI Jakarta sebanyak 9.702 kasus pada Sabtu.

Dalam mempercepat persiapan operasional Rusun Pasar Rumput, BNPB telah mengirimkan sejumlah peralatan meliputi 375 unit ranjang, dua ribu bantal, 786 kasur, 130 sprei, 130 sarung bantal, dan 150 kasur dari dunia usaha.

Beberapa peralatan lainnya akan dikirimkan secara bertahap sesuai arahan Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito. Hal itu ditujukan guna memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana Rusun Pasar Rumput sesuai standar yang telah ditetapkan untuk isolasi mandiri terpusat.

“Gantungan baju, handuk, gayung, ember, lemari pakaian harus disiapkan juga,” ujar Ganip yang juga menjabat sebagai Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19.

Menurutnya, kapasitas sementara yang disediakan untuk tempat isolasi di Rusun Pasar Rumput sebanyak 698 hunian yang masing-masing akan diisi tiga tempat tidur.

Adapun persiapan tersebut melibatkan beberapa unsur mulai dari BNPB, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta, Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta, Pasar Jaya DKI Jakarta, dan Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan.