Pemberitaan Covid-19 Secara Terus Menerus Mampu Ubah Mindset Masyarakat

42

PAPUADAILY –Saat ini kasus Covid-19 di Indonesia sedang kembali mengalami peningkatan. Sudah semakin banyak varian mutase dari kasus tersebut yang tersebar di Indonesia. Selain itu, tingkat penularannya pun semakin tinggi.

Terhitung semenjak bulan Mei, setelah agenda libur lebaran, kasus penularan mulai meningkat. Diduga meningkatnya kasus ini disebabkan oleh mobilitas tinggi dari warga saat libur lebaran dan varian baru Covid-19 yaitu Delta dari India.

Seiring dengan semakin meningkatnya kasus yang terjadi, pemerintah tengah mengerahkan upaya untuk percepatan vaksinasi seluruh warga negara Indonesia. Target dua juta dosis vaksin pada bulan Agustus nanti gencar disuarakan di berbagai media.

Saat ini, sudah banyak tempat yang menyediakan sarana vaksinasi covid. Pemerintah juga sudah memulai diadakannya vaksinasi massal disejumlah daerah.

Di media sendiri, baik itu media massa maupun media sosial, kita sudah sering sekali melihat berita mengenai penigkatan kasus dimana-mana. Namun, seiring dengan berita peningkatan kasus, media juga gencar menyiarkan berita mengenai vaksinasi yang harus diikuti oleh seluruh masyarakat.

Jadi, secara tidak langsung, masyarakat akan melihat dua jenis berita secara sekaligus yaitu berita mengenai peningkatan kasus dan juga mengenai vaksinasi.

Tujuan secara umum dari media melakukan hal tersebut adalah untuk memberitahukan masyarakat mengenai keadaan saat ini, yang tidak sedang baik-baik saja, atau bahkan memburuk.