Pembangunan Pabrik Baterai Kendaraan Listrik Bakal Banyak Serap Tenaga Kerja

0

PAPUADAILY –Proses peletakan batu pertama atau groundbreaking Pabrik Industri Baterai Listrik berada di Karawang, Jawa Barat telah dimulai. Peresmian ini secara langsung dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menteri Investasi atau Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia menyampaikan, bahwa pembangunan pabrik ini nantinya akan berdampak luas kepada Indonesia. Salah satunya menyerap tenaga kerja dalam negeri sebanyak-banyaknya.

“Di dalam MOU kita tekan kan kepada mereka lapangan pekerjaan harus seluas-luasnya untuk lapangan pekerjaan dalam negeri tidak untuk luar negeri,” katanya dalam acara Groundbreaking Pabrik Industri Baterai Listrik berada di Karawang, Rabu (15/9).

Bahlil mengatakan, Menteri Perekonomian Korea sendiri telah sepakat bahwa orang-orang berada di dalam industri tersebut mayoritas adalah pekerja Indonesia. Meskipun ada dari pekerja luar negeri, harus memenuhi persyaratan khusus.

“Luar negeri boleh selama dia memenuhi spesifikasi khusus dan jabatan-jabatan tertentu. Dan waktu kami bicara dengan Menko nya di Korea sepakat juga untuk kolaborasi antara BUMN, LG group, kemudian UMKM dan pengusaha nasional yang ada di daerah,” kata dia.

Sebagai informasi, nilai total investasi yang dilakukan oleh Hyundai sebesar Rp1,5 miliar atau setara dengan Rp21 triliun. Kerja sama investasi itu juga merupakan salah satu tahap dari keseluruhan rencana proyek baterai kendaraan listrik terintegrasi senilai USD9,8 miliar.