Pelanggaran Prokes, PTM di SDN 05 Jagakarsa Dihentikan, Kepala Sekolah dan Guru akan Dibina

6

PAPUADAILY –Pembelajaran tatap muka (PTM) di SDN 05 Jagakarsa, Jakarta Selatan, dihentikan sementara karena pelanggaran protokol kesehatan Covid-19.

Kasubag Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taga Radja Gah mengatakan pihaknya tidak memberikan sanksi kepada kepala sekolah dan guru SDN 05 Jagakarsa, Jakarta, terkait adanya pelanggaran penerapan protokol kesehatan (prokes) selama proses PTM terbatas.

Menurutnya, Kepala sekolah dan para guru, hanya akan dibina kembali untuk memastikan penerapan protokol kesehatan bisa berjalan sesuai dengan ketentuan di sekolah selama PTM.

“Gurunya tidak ada sanksi, tetapi tetap ada pembinaan bagaimana penerapan protokol kesehatan,” ucap Taga kepada wartawan, Minggu (5/9/2021).

 

Lanjutnya, ia juga mengatakan bahwa Disdik DKI Jakarta saat ini tengah mengambil langkah cepat terkait adanya pelanggaran prokes di SDN 05 Jagakarsa. Dengan memberikan sanksi penghentian sementara PTM di sekolah tersebut.

Kata Taga, batas penghentian yakni sampai sekolah tersebut kembali siap menyelenggarakan PTM dengan penerapan protokol kesehatan yang disiplin dan ketat. “Sampai siap betul dibuka kembali,” ucapnya.

Ia juga menegaskan, semua sekolah yang menyelenggarakan PTM di Jakarta diawasi secara ketat oleh tim pengawas atau tim monitoring.

“Selama pembelajaran pun, petugas ini memonitoring kelas-kelas itu, adakah pelanggaran dilakukan. Jadi, tidak diam saja, diawasi betul. Jangan sampai anak-anak itu belajar, masker dibuka, itu tidak boleh. Sampai dengan pulangnya, anak itu pulang juga diawasi jalur keluar,” jelasnya.