Pasien Rawat Inap RSDC Wisma Atlet per Hari ini Berkurang 12 Orang

6

PAPUADAILY –Jumlah pasien yang dirawat di Rumah Sakit Darurat Khusus COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, per Kamis berkurang 12 orang jika dibandingkan dengan angka pada hari sebelumnya, Rabu (8/9).

Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I Kolonel Marinir Aris Mudian menyebutkan pasien rawat inap terkonfirmasi positif (COVID-19) di tower 4, 5, 6, dan 7 sebanyak 632 orang, sementara jumlah pada hari sebelumnya sebanyak 644 orang.

“Ada pengurangan jumlah pasien rawat inap sebanyak 12 orang,” kata Aris menerangkan perkembangan situasi di RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Kamis.

Ia juga menyampaikan terhitung sejak 23 Maret 2020 sampai dengan 9 September 2021 jumlah pasien yang dirujuk ke RS Darurat Wisma Atlet sebanyak 127.355 orang.

Dari jumlah itu, sebanyak 125.105 pasien COVID-19 telah dinyatakan sembuh dan keluar dari rumah sakit, sementara 1.024 pasien dirujuk ke rumah sakit lain.

Sejauh ini, Kepala Penerangan Kogabwilhan I TNI mencatat jumlah pasien meninggal di RS Darurat Wisma Atlet per 9 September 2021 sebanyak 594 orang.

Dalam kesempatan yang sama, Aris juga menyampaikan perkembangan situasi di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau.

Jumlah pasien rawat inap di RSKI Pulau Galang per Kamis sebanyak 351 orang.

“Pasien rawat inap ada 351 orang, di antaranya 215 orang pria dan 136 perempuan. Sebanyak 351 pasien itu seluruhnya terkonfirmasi positif COVID-19,” kata Aris sebagaimana dikutip dari keterangan tertulisnya.

Kepala penerangan Kogabwilhan I TNI itu mencatat ada pengurangan jumlah pasien rawat inap di RSKI Pulau Galang dalam waktu 24 jam terakhir sebanyak 19 orang.

“Pasien rawat inap per 9 September 2021 sebanyak 351 orang, semula (satu hari sebelumnya) sebanyak 370 orang,” katanya menjelaskan.

Terhitung sejak 12 April 2020 sampai dengan 9 September 2021, RSKI Pulau Galang menerima total 16.125 pasien. Dari jumlah itu, sebanyak 8.434 pasien telah dinyatakan sembuh, 42 pasien dirujuk ke rumah sakit lain, sementara 7.297 pasien suspek telah selesai menjalani perawatan.

RSKI Pulau Galang, kata Kolonel Marinir Aris Mudian, melaporkan per 9 September 2021 ada satu korban jiwa akibat COVID-19.