Parah! Mantan Panglima OPM Ungkap Koruptor di Papua Ternyata Selama Ini Dilindungi KKB

7

PAPUADAILY – Mantan Panglima Tentara Pembebasan Nasional (TPN) Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Kabupaten Keerom, Lambert Pekikir mengungkapkan fakta mengagetkan bahwa selama ini koruptor-koruptor di Papua dilindungi oleh Kelompok Kriminal Bersenjatan (KKB) dengan imbalan harus membiayai kelompok teroris tersebut.

Terkait dengan hal ini ia mendesak aparat berwenang menindak tegas para koruptor di Papua. KKB menggunakan dana korupsi tersebut untuk membeli senjata dari luar negeri. Begitu memperoleh senjata, KKB dengan leluasa membuat onar di masyarakat, juga melindungi koruptor.

Akibatnya, Komisi Pemberantasan Korupsi atau aparat penegak hukum lain, tidak berani menangkap koruptor yang dilindungi KKB.

“Koruptor makan (untung) banyak, yang dihutan tidak sadar kalau mereka tidak dapat apa-apa. Dan KKB hanya dimanfaatkan, ini terpelihara secara rapih dan sistemastis,”kata Lambert.

Ia berjanji, apabila KPK memeriksa koruptor, bersama dengan para tokoh, ia akan mengawal dan melindungi lembaga antirasuah tersebut.

“KPK jangan takut ke Papua, kita akan kawal KPK sewaktu menangkap para koruptor itu,”ujarnya.

Dikesempatan sama, Lambert meminta pemerintah mengungkap 10 kasus korupsi besar di Papua sebagaimana dibuka Menko Polhukam Mahfud MD pada Mei 2021.

“Bahwa apa yang telah disampaikan (Menko Polhukam) mesti dibuktikan,” katanya.

Menko Polhukam Mahfud Md menyatakan pemerintah akan mengusut tuntas 10 kasus dugaan korupsi besar di Papua. Mahfud memastikan tak akan ada lagi anggapan ada pembiaran korupsi di Tanah Papua.