Panglima TNI Sidak Tempat Penyimpanan dan Distribusi Paket Obat Pasien Isoman di Banten

5

PAPUADAILY –Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto melakukan inspeksi mendadak atau sidak tempat penyimpanan paket obat-obatan dan pelaksanaan PPKM Darurat di wilayah Kota Serang, Banten, Minggu (18/7/2021).

Hadi melakukan sidak tersebut didampingi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Kepala BNPB Letjen Ganip Warsito. Pertama, Hadi dan rombongan mengecek langsung gudang tempat penyimpanan paket obat-obatan bantuan pemerintah untuk warga isolasi mandiri (isoman) di Kodim 0602/Serang.

Petugas yang berjaga Serda Adi Hatta dari Unit Kesehatan Kodim melaporkan kepada Panglima TNI bahwa Kodim telah menerima bantuan obat-obatan, yakni paket isoman 2 sebanyak 790 paket dan paket isoman 3 sebanyak 790 paket. Hadi pun berpesan agar paket obat-obatan ini dapat disalurkan secara tepat sasaran. “Pendistribusiannya harus berjenjang dari Babinsa atau Bhabinkamtibmas dengan melibatkan petugas dari puskesmas,” kata Hadi dalam keterangan tertulis, Senin (19/7/2021).

Selanjutnya, Hadi beserta rombongan meninjau Pos PPKM Darurat di Kelurahan Serang. Baca juga: Panglima TNI Ungkap Strategi Defensif dan Ofensif Tekan Kasus Covid-19 Di lokasi tersebut, Hadi berbincang dengan dokter yang bertugas, yakni Dokter Dedi Adrianto, terkait seluruh kesiapan dan prosedur serta kendala yang dihadapinya saat bertugas. Dokter yang bertugas itu menyebut wilayahnya tengah mengalami peningkatan kasus Covid-19.

Saat Hadi menanyakan faktor penyebab peningkatan kasus, Dokter Dedi menjawab, kesadaran masyarakat akan protokol kesehatan di wilayahnya masih rendah, terutama kesadaran penggunaan masker.

Mendengar hal itu, Marsekal Hadi Tjahjanto kembali menekankan akan pentingnya penggunaan masker. “Di mana pun, baik di lingkungan keluarga ataupun di wilayah yang mobilitasnya tinggi harus 100 persen menggunakan masker,” kata Hadi.

Selain itu, Panglima TNI juga melakukan interaksi virtual dengan salah satu warga yang sedang melaksanakan isoman, yaitu Ibu Ayuni (51 tahun). Hadi menanyakan kondisi serta apakah Ayuni mendapatkan fasilitas paket obat-obatan dari Presiden.

Dalam kesempatan itu, Ayuni menjelaskan, dirinya sudah isoman selama 4 hari dan sudah menerima paket bantuan obat-obatan yang diberikan melalui seorang Babinsa. “Kalau sudah sembuh, Ibu Ayuni harus melaksanakan protokol kesehatan secara ketat supaya tidak tertular kembali,” ujar Hadi. Kemudian, Panglima TNI memberikan bantuan sembako kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 di wilayah tersebut. Adapun isi paket bantuan sembako itu berupa beras, gula, minyak goreng, mie instan, kecap, dan makanan kaleng.