Panglima TNI Resmikan 1.500 Rumah untuk Korban Gempa-Tsunami Palu 2018

6

PAPUADAILY –Sebanyak 1.500 rumah untuk warga Palu, khususnya korban bencana gempa dan tsunami 2018, diresmikan oleh Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto. Pemberian rumah ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan warga.

Berdasarkan rilis Pusat Penerangan (Puspen) TNI, Jumat (3/9/2021), Hadi menyampaikan rumah layak huni menjadi kebutuhan utama warga. Hunian layak, lanjut Hadi, juga merupakan hak warga.

“Bagi saudara-saudara kita yang menjadi korban musibah bencana alam beberapa waktu yang lalu. Dengan demikian, perumahan yang layak menjadi urgensi untuk segera dipenuhi,” ucap Hadi di Kelurahan Tondo Kecamatan Palu Utara, Sulawesi Tengah (Sulteng), Jumat (3/9/2021).

Ke-1.500 rumah tersebut diberi nama ‘Perumahan Cinta Kasih’. Gubernur Sulteng Rusdi Mastura juga turut meresmikan Perumahan Cinta Kasih.

“Pemerintah dan berbagai komponen bangsa bersatu dan bersinergi untuk menanggulangi dampak yang ditimbulkan bencana gempa dan likuifaksi di Palu. Hal ini buah dari kemitraan dengan dibangunnya Perumahan Cinta Kasih di Tadulako,” jelas Hadi.

Hadi pun mengutip undang-undang yang menyebut perumahan dan pemukiman merupakan hak dasar bagi setiap Warga Negara Indonesia, “Sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Dasar 1945 pasal 28 H ayat (1) bahwa: setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan”.

Hadi menyampaikan Perumahan Cinta Kasih dilengkapi fasilitas umum, yakni sekolah terpadu dan gedung serbaguna. Dia berharap kedua fasilitas itu dapat dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas sosial kemasyarakatan.

“Saya percaya bahwa kehadiran Perumahan Cinta Kasih ini akan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para warga yang terdampak bencana di wilayah Palu dan sekitarnya,” tutur dia.

“Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah SWT, senantiasa melindungi kita semua, dalam melanjutkan pembangunan di Sulawesi Tengah untuk Indonesia Maju,” lanjut Hadi.

Ke-1.500 unit rumah tersebut merupakan sumbangsih dari yayasan kemanusiaan bagi masyarakat yang menjadi korban gempa bumi dan likuifaksi di Palu Sulawesi Tengah.