PAN Tegur Keras Guspardi Gaus yang Tolak Isolasi Setelah Kembali dari Luar Negeri

2

PAPUADAILY –Ketua Fraksi PAN DPR RI Saleh Daulay mengatakan, pihaknya telah menegur Guspardi Gaus, anggota DPR PAN yang langsung mengikuti rapat di DPR tanpa menjalani isolasi usai kembali dari luar negeri.

PAN mengakui apa yang dilakukan Guspardi merupakan sebuah kesalahan karena tidak mengikuti protokol yang ada. PAN menyampaikan permintaan maaf kepada publik atas tindakan Guspardi.

“Oleh karena itu saya minta hal itu tidak sampai terulang dan terjadi lagi. Kemudian karena itu sudah menimbulkan penafsiran yang beragam di masyarakat tentu atas nama fraksi saya mengucapkan mohon maaf kepada kejadian yang tadi menimpa Guspardi Gaus,” ujar Saleh kepada wartawan, Kamis (1/7/2021).

“Mudah-mudahan pak Guspardi tidak akan mengulanginya. Dan kami akan mengingatkan keras kepada seluruh anggota agar hal itu tidak terjadi lagi terutama tentu pak Guspardi dan anggota fraksi PAN lainnya,” lanjutnya.

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, melalui Saleh, memberikan teguran keras kepada Guspardi. Namun, soal sanksi PAN masih melakukan evaluasi atas kejadian ini.

“Jadi kita sudah mengingatkan secara keras kepada pak Guspardi Gaus. Soal sanksi dan sebagainya tentu ini kan baru kejadian tentu kita tahu seperti apa jadi apa belum pernah melakukan verifikasi terkait kejadian ini. Dan nanti terkait langkah selanjutnya akan ada evaluasi dari partai,” ujarnya.

Saleh pun menjelaskan, Guspardi memang enggan mengikuti rapat secara virtual. Sebab, pengakuan anggota Komisi II itu, rapat fisik bisa lebih fokus dan serius. “Kalau pak Guspardi terkenal dia selalu aktif selalu rapat fisik. Jarang dia ikut virtual memang itu bisa ditanyakan di komisi II itu dia biasa begitu. Kalau itu benar. Jarang sekali dia ikut virtual selalu fisik karena dia merasa dengan rapat fisik dia bisa lebih fokus dan lebih serius,” katanya.

Sebelumnya, Anggota DPR dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Guspardi Gaus membuat heboh ruang rapat Pansus RUU Otsus Papua, Kamis (1/7). Sebabnya, Guspardi mengaku tidak melakukan isolasi mandiri usai kembali dari luar negeri.

Guspardi mengatakan, baru saja kembali dari Kyrgyzstan. Namun menolak karantina dengan dalih yang harus menjalani karantina hanya untuk orang yang tinggal di luar negeri.

“Saya baru datang dari Kyrgyzstan, saya cemas juga semalam, mau diinapkan di hotel dan memang cara-cara yang dilakukan tidak baik yang dilakukan oleh Departemen Kesehatan. Harusnya yang dikarantina itu adalah orang-orang yang tinggal di luar negeri,” ujar Guspardi saat rapat hadir secara fisik dalam rapat Pansus RUU Otsus Papua di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (1/7/2021).