Pajak Bonus Atlet PON Ditanggung Pemda Papua

4

Pemerintah daerah (Pemda) Papua berjanji menanggung pemotongan pajak bonus atlet PON. Dalam hitungan pemda setempat, jumlah pajak yang ditanggung hampir mencapai Rp 100 miliar.

Sekretaris Umum KONI Papua, Kenius Kogoya menjelaskan bonus atlet akan diserahkan pemerintah pada Sabtu (20/11) di Istora Papua Bangkit yang berada di kompleks Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura.

“Total bonus yang diberikan mencapai Rp 457,624 miliar, lebih besar dibandingkan pemberian bonus yang pernah diberikan oleh pemerintah pusat kepada para atlet yang berprestasi untuk Indonesia,” kata Kenius, Jumat (19/11).

Kenius berterima kasih kepada semua pihak yang bekerja keras untuk pelaksanaan PON dan juga para atlet yang mengharumkan nama Papua. Apalagi prestasi yang diberikan dalam PON melebihi target dari Gubernur Papua.

“Pak gubernur berharap, Papua masuk 5 besar perolehan medali PON. Kenyataannya, harapan ini melampaui target dan masuk pada 4 besar,” jelasnya.

Kata Kenius, Gubernur Papua sangat berharap bonus yang diberikan dapat bermanfaat untuk peningkatan kesejahteraan atlet dan keluarga.

pada perhelatan PON XX, Papua mendapatkan 93 medali emas, 66 medali perak dan 102 medali perunggu.

Bonus yang akan diterima atlet bervariasi. Peraih medali emas perorangan akan mengantongi Rp 1 miliar, sementara medali emas beregu Rp 650 juta per atlet

Kemudian peraih medali perak perorangan Rp 500 juta dan peraih medali perak beregu Rp 325 juta per atlet.

Sementara peraih medali perunggu perorangan, bonus yang dijanjikan adalah Rp 250 juta, sedangkan untuk beregu nilainya Rp 162,5 juta per atlet.

Untuk para atlet yang tidak meraih medali akan diberikan bonus per orang Rp 10 juta.