Ngabalin Sebut Pemda Punya Uang Buat Bantu Masyarakat, Tapi Realisasinya Masih Rendah

1

PAPUADAILY –Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Ali Mochtar Ngabalin mengungkap, Pemerintah Daerah disediakan Rp25,46 triliun yang dapat digunakan untuk membantu masyarakat saat pandemi Covid-19. Sayangnya, dana sebesar itu realisasinya masih rendah.

“Dari anggaran Rp25,46 triliun yang baru terealisasi itu baru Rp4,6 triliun yang kalau dipresentasikan sekitar 18,2 persen yang baru digelontorkan,” ujar Ngabalin dalam diskusi daring, Sabtu (24/7).

Ngabalin mengatakan, seharusnya bantuan itu segera diterima masyarakat. Untuk membantu bagi mereka yang terdampak secara ekonomi. Bantuan ini diharapkan untuk menjaga daya beli masyarakat.

Presiden Joko Widodo, kata Ngabalin, meminta pemerintah daerah tidak perlu ragu untuk menggunakan anggaran itu untuk disalurkan kepada masyarakat. Ngabalin mengatakan, pemerintah tidak perlu ragu dengan kriminalisasi dan sebagainya asal anggaran tersebut tidak dimanfaatkan untuk pribadi.

“Pemerintah menjaga supaya dia orang tidak usah ragu, tidak usah bimbang, tidak ada kriminalisasi selama moral hazard tidak dipakai untuk memanfaatkan kesempatan di tengah kesempitan,” ujar Ngabalin.

Jokowi juga memerintahkan supaya bantuan sosial segera dicairkan. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sudah diperintahkan untuk menyederhanakan mekanisme dan aturan penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat. Kejaksaan Agung dan Polri diminta untuk mendampingi pemerintah daerah untuk menyalurkan bantuan sosial.

“Mendagri telah diperintahkan untuk membantu menyederhanakan mekanisme aturan penyaluran bansos dan lain-lain sebagainya. Maka itu saya sampaikan bahwa presiden memerintahkan sebagai kepala negara, Jaksa Agung, Polri siap mendampingi pemerintah daerah dalam penyaluran bansos sehingga mereka punya confident tinggi untuk melayani masyarakat,” ujarnya.