Menteri Desa PDTT Tanggapi Bantuan Dana Pembangunan Untuk Daerah Tertinggal

1

PAPUADAILY –Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar menanggapi penyampaian Bupati Pasaman, Benny Utama terkait lima desa atau kecamatan yang terisolir dan perlu bantuan anggaran pembangunan infrastruktur dari pemerintah pusat.

“Masalah pembangunan di desa itu, perlu adanya penyelesaian keterlibatan dengan seluruh pihak baik itu dari kementerian, lembaga, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten,” kata dia saat melakukan kunjungan kerja di Lubuk Sikaping, Jum’at.

Misalnya pihaknya akan sinergikan dengan Kementerian PUPR, sinergikan Kementerian Kesehatan, sinergikan BKKBN, semua punya akses ke desa.

Ia menjelaskan soal infrastruktur dasar disamping Kementerian Desa PDTT akan ditangani oleh Kementerian PUPR, urusan stunting ditangani Kementerian BKKBN bersama Kementerian Kesehatan, untuk urusan kemiskinan ditangani oleh Kementerian Sosial bersama Kementerian Desa PDTT melalui dana desa.

Sehingga kemudian desa menjadi tertata maka intervensi kabupaten dan intervensi pusat harus tepat sasaran akan terjadi percepatan pembangunan desa.

Ia menambahkan pada 2021, Kementrian Desa PDTT memberikan tugas kepada desa untuk melakukan pemuktahiran data desa berbasis Sustainable Development Goals (SDGs) desa, disitu bisa terlihat bagaimana kemiskinannya, bagaimana kesehatannya, bagaimana pendidikannya, bagaimana sanitasinya dan air bersihnya.

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo menekan pada 2024 akan menuju kepada nol persen kemiskinan ekstrim, kerangka kemiskinan itu harus selesai, target Presiden RI di Indonesia targetnya 10,8 juta.

Sementara Bupati Pasaman, Benny Utama mengatakan selamat datang kepada Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar bersama rombongan di Kabupaten Pasaman.

Kabupaten Pasaman desa tertinggal masih banyak, ada lima desa atau Kecamatan saat ini terisolir dari segi pembangunan infrastruktur, untuk itu perlu bantuan anggaran dana dari Kementerian Desa PDTT, bila diandalkan APBD tidak mencukupi.

Lima desa atau kecamatan yang tertinggal itu yakni Kecamatan Mapattunggul, Kecamatan Mapattunggul Selatan, Kecamatan Rao Utara, Kecamatan Duo Koto dan Kecamatan Tigo Nagari.

Selain itu, kondisi pasar nagari yang sangat memperhatikan tidak layak dari segi drainase, kondisi pasar yang kumuh itu semua perlu direvitalisasi, saat ini untuk belanja pegawai saja hampir 70 persen sisanya 30 persen untuk pembangunan.

Kunjungan Kerja Menteri Desa PDTT Abdul Halim didampingi Bupati Pasaman dan Wakil Bupati Pasaman diawali pembukaan dengan pemberian penghargaan piagam terkait penghargaan berupa Sustainable Development Goals (SDGs) kepada TA PSD, Wali Nagari Koto Rajo, Wali Nagari Lubuk Layan, Ketua Pokja, Wali Nagari Simpang, PLD Koto Rajo, PD Rao Utara, Camat Rao Utara dan Bupati Pasaman di Balerong, Kantor setempat.