Menteri Agama: 25 Asrama Haji Disiapkan untuk Penanganan Covid-19

3

PAPUADAILY –Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan penyediaan asrama haji dimaksimalkan untuk penanganan Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Menteri Agama pada peresmian Rumas Sakit Pertamina Jaya (RSPJ) Ekstensi Arafah Asrama Haji Embarkasi Jakarta Senin (19/7/2021).

“Sebagai catatan, bahwa jumlah asrama haji yang disiapkan untuk penanganan Covid-19 sebanyak 25 lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia,” tutur Yaqut melalui keterangan tertulis, Selasa (20/7/2021).

 

Yaqut mengatakan peresmian RSPJ Ekstensi Arafah Asrama Haji Embarkasi Jakarta ini merupakan rangkaian dari rencana penggunaan asrama haji sebagai rumah sakit atau tempat isolasi mandiri bagi penyintas Covid-19.

Dirinya berharap pengelolaan RSPJ Ekstensi Arafah Asrama Haji Embarkasi Jakarta dapat ditiru oleh daerah lain.

“Tentu, pengelolaan model asrama haji Jakarta ini dapat direplikasi di daerah-daerah bekerja sama dengan Pemerintah Daerah,” kata Yaqut.

Yaqut mengungkapkan Kemenag telah mengerahkan seluruh kekuatan untuk berkontribusi dalam penanganan wabah Covid 19 melalui berbagai kebijakan.

Misalnya, menerbitkan Surat Edaran (SE) tentang peniadaan sementara peribadatan di tempat ibadat semua agama yang berada pada zona Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Termasuk juga peniadan takbiran keliling dan salat Iduladha di masjid/musalla Zona PPKM Darurat.

“Kementerian Agama telah menggerakkan seluruh pejabat dan ASN untuk menyosialisasikan Surat Edaran itu kepada seluruh stakeholder. Bahkan para penyuluh agama telah menjadi garda terdepan dalam sosialisasi prokes kepada umat beragama dan sebagian dari mereka terlibat aktif dalam pemulasaraan jenazah covid 19,” pungkas Yaqut.

Peresmian Rumah Sakit Pertamina Jaya (RSPJ) Ekstensi Arafah Asrama Haji Embarkasi Jakarta ini dilakukan setelah sebelumnya diresmikan pula Rumah Sakit Asrama Haji untuk pasien Covid 19 oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada 9 Juli 2021.