Mensos Siapkan Empat Strategi Penanganan Pandemi bagi Masyarakat

7

PAPUADAILY –Menteri Sosial (MensosTri Rismaharini, siapkan empat strategi penanganan bantu masyarakat yang terdampak pandemi.

Strategi itu disampaikan dalam sebuah diskusi Sespimti Polri Dikreg ke-30 tahun 2021, yang bertema ‘Strategi Pengelolaan Dana Bantuan Sosial guna Membantu Kebutuhan Hidup Masyarakat dalam Rangka Pemulihan Ekonomi Nasional pada Masa Pandemi COVID19’ di Jakarta, pada 7 September 2021.

Membantu mengawasi penyaluran bantuan sosial (bansos) tepat sasaran adalah harapan agar masyarakat miskin, rentan dan terdampak pandemi COVID-19 bisa merasakan kehadiran negara ditengah kesulitan hidup mereka.

“Bantuan sosial buka soal data semata, melainkan mengawal hingga sampai kepada penerima dan merupakan tugas yang tidak mudah sebab banyak masyarakat yang tidak mengetahui tentang program bantuan tersebut,” ucap Risma.

Menangani hal ini, Risma menjelaskan empat strategi yang diperikirakan dapat mengatasi persoalan bansos, mulai dari proses, penyaluran, hingga diterima oleh para Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non-Tunai (BNPT) atau Program Sembako.

Pertama, perlu adanya perbaikan sistem pendataan dan menurunkan tim Kementerian Sosial (Kemensos) ke lapangan untuk mengetahui persoalan yang terjadi di masyarakat.

“Perbaikan sistem itu berat tapi, harus dilakukan untuk merubah ke arah yang lebih baik dimulai dengan pembaruan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), meng-cleansing data ganda, memadankan data dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK),” ujar Risma.

Pada perbaikan ini, peran aktif Pemerintah Daerah (Pemda) sangat diperlukan, tapi masih ada beberapa Pemda yang tidak peduli sehingga berdampak pada tidak akuratnya data penerima bantuan.