Menkominfo Minta Platform Medsos Sigap Cegah Hoaks Covid-19

3

PAPUADAILY –Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate meminta pengelola platform media sosial lebih aktif dalam membersihkan ruang digital Indonesia dari informasi atau kabar menyesatkan terkait Covid-19 atau fenomena infodemi. Hal itu disampaikan Johnny saat mengadakan pertemuan virtual dengan para pimpinan platform media sosial di Indonesia, Ahad (18/7).

Johnny menegaskan kembali tanggung jawab bersama platform dalam penanganan hoaks di masa pandemi Covid-19 ini. “Saya menyesalkan banjir informasi yang tidak tepat dan sangat memengaruhi laju pemulihan pandemi Covid-19 di Indonesia. Karena itu, saya instruksikan kepada semua platform digital untuk lebih proaktif melakukan penanganan konten hoaks,” kata Johnny dalam siaran pers yang dibagikannya, Ahad (18/7) malam.

Johnny juga meminta platform media sosial turut mengamplifikasi pesan yang membangun optimisme dan kekuatan bangsa, serta turut menyebarkan informasi kebijakan dan penanganan Covid-19 oleh pemerintah, termasuk percepatan vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan.

Ia menilai ketiga hal itu perlu dilakukan secara serius, tidak main-main, dan tidak bisa lagi dengan cara-cara sehari-hari. Sebab, penyebaran berita bohong sangat memengaruhi pemikiran seseorang dalam menghadapi pandemi Covid-19.

“Yang menjadi taruhan adalah nyawa saudara-saudari kita sebangsa Indonesia. Sudah banyak yang jadi korban dari penyebaran infodemi yang kian masif ini, kita tidak boleh menyerah kalah,” ujar Johnny.

Ia mengatakan penanganan infodemi perlu dilakukan secara lebih tegas karena hoaks dan disinformasi terkait Covid-19 masih terus beredar. Menurutnya, infodemi yang dibahas dalam pertemuannya dengan perwakilan platform media sosial tersebut secara khusus terdiri atas persebaran berita keliru di 3 isu.