Mengecek Warga Isoman Tak Harus Bersentuhan, Kata Dinkes Kota Jayapura

3

PAPUADAILY –Dinas Kesehatan Kota Jayapura, Provinsi Papua menjelaskan, aparat pemerintahan di tingkat bawah, seperti Ketua RT atau RW bisa melakukan pengecekan terhadap pasien COVID-19 yang tengah menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah, tidak harus bersentuhan dan tetap menjaga jarak.

“Aparat pemerintah di tingkat bawah ini cukup menanyakan perkembangan kondisi pasien yang isolasi mandiri dan melakukan pemetaan ,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura dr. Ni Nyoman Sri Antari di Jayapura, Minggu (25/7/2021).

Ditegaskannya lagi, bahwa yang melakukan pengecekan terhadap pasien isolasi mandiri tidak harus bersentuhan dan harus tetap menjaga jarak.

Menurut dia, dengan penuhnya tempat karantina pasien COVID-19 yang disediakan Pemerintah Kota Jayapura, para pasien lain yang dianggap hanya mengalami gejala ringan, terpaksa diminta menjalani isolasi mandiri.

“Karenanya peran Ketua RT/RW hingga Lurah setempat harus ditingkatkan untuk membantu mengawasi perkembangan kondisi pasien,” katanya.

Dia menjelaskan hingga Jumat (23/7/2021) tercatat sudah ada enam pasien COVID-19 di Kota Jayapura yang meninggal dunia ketika menjalani isolasi mandiri di rumah.

“Kejadian tersebut terjadi karena tidak adanya pengawasan dari lingkungan setempat di mana para pasien menjalani isolasi mandiri,” katanya.

Menurut Ni Nyoman, sebenarnya para ketur RT, ketua RW dan lurah bisa mengecek lingkungan warga yang tengah menjalani isolasi mandiri di rumah. Namun sayangnya, hanya beberapa yang berfungsi dengan baik atau secara rutin melapor.***