Mau Dikirim ke Papua, Prajurit TNI Ini Digembleng Latihan Keras

4

PAPUADAILY –Prajurit TNI dari Korem 073/Makutarama digembleng latihan keras. Mereka disiapkan untuk siap ditempatkan sebagai Satgas Pamtas RI-PNG. Danrem Makutarama, Kolonel Arm Putranto Gatot Sri Handoyo, membuka latihan tersebut di Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Selasa (6/7/2021).

Dia mewakili Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Rudianto. Kolonel Putranto Gatot mengatakan, kondisi di wilayah Papua saat ini diketahui masih terjadi banyak konflik, khususnya dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Berbagai situasi yang ditimbulkan dari konflik tersebut sangat mengganggu keamanan seperti perusakan sarana umum serta korban jiwa, baik warga sipil maupun TNI-Polri. Untuk itu, para prajurit ditekankan untuk menyadari pentingnya latihan penyiapan pratugas ini. Mereka diminta benar-benar mengikuti semua petunjuk pelatih, sehingga memiliki kemampuan dan keterampilan optimal.

“Latih dan tempa diri kalian dengan keras dan disiplin. Ingat bahwa penderitaan karena disiplin lebih baik dari pada penderitaan karena penyesalan,” kata Kolonel Putranto Gatot, Selasa kemarin. Menurutnya, latihan yang digelar harus mendekati kondisi nyata di daerah operasi yang sebenarnya. Namun demikian selama pelaksanakan latihan harus tetap menerapkan protokol kesehatan.

 

Prajurit TNI dari Korem 073/Makutarama digembleng latihan keras. Mereka disiapkan untuk siap ditempatkan sebagai Satgas Pamtas RI-PNG. Danrem Makutarama, Kolonel Arm Putranto Gatot Sri Handoyo, membuka latihan tersebut di Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Selasa (6/7/2021).

Dia mewakili Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Rudianto. Kolonel Putranto Gatot mengatakan, kondisi di wilayah Papua saat ini diketahui masih terjadi banyak konflik, khususnya dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Berbagai situasi yang ditimbulkan dari konflik tersebut sangat mengganggu keamanan seperti perusakan sarana umum serta korban jiwa, baik warga sipil maupun TNI-Polri. Untuk itu, para prajurit ditekankan untuk menyadari pentingnya latihan penyiapan pratugas ini. Mereka diminta benar-benar mengikuti semua petunjuk pelatih, sehingga memiliki kemampuan dan keterampilan optimal.

“Latih dan tempa diri kalian dengan keras dan disiplin. Ingat bahwa penderitaan karena disiplin lebih baik dari pada penderitaan karena penyesalan,” kata Kolonel Putranto Gatot, Selasa kemarin. Menurutnya, latihan yang digelar harus mendekati kondisi nyata di daerah operasi yang sebenarnya. Namun demikian selama pelaksanakan latihan harus tetap menerapkan protokol kesehatan.