Luhut Minta Ada Pengontrolan Peserta Perayaan Keagamaan di Bali

11

PAPUADAILY –Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta agar masyarakat terus disiplin penerapan protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Luhut menyebut penggunaan masker di Provinsi Bali telah mencapai lebih dari 95 persen.

“Tetapi ada perayaan keagamaan yang berlebihan. Hendaknya dikontrol supaya pesertanya tidak terlalu banyak yang bisa menimbulkan klaster baru,” kata Luhut dalam konferensi pers, Senin (13/9).

Lanjut dia, dalam perpanjangan kali ini, Provinsi Bali berhasil turun ke PPKM level 3. Luhut menyampaikan saat ini hanya ada 3 kabupaten/kota di Jawa-Bali yang masuk kategori PPKM level 4.

“Pemerintah akhirnya berhasil menurunkan Provinsi Bali menjadi level 3. Pada hari ini jumlahnya berkurang menjadi 3 kabupaten/kota saja,” ucapnya.

Luhut menyebut perasaan yang berlebihan atau euforia saat penurunan level PPKM akan berdampak pada kenaikan kasus.

“Penurunan level PPKM di berbagai kota menyebabkan euforia dari masyarakat yang tidak disertai protokol kesehatan, implementasi PeduliLindungi. Hal ini cukup berbahaya karena dapat mengundang gelombang berikutnya, dari gelombang Covid-19,” ujar dia.

Sementara itu, pemerintah kembali memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2-4 di Jawa Bali mulai 13 sampai 20 September 2021. Pemerintah menilai kasus Covid-19 di Jawa dan Bali turun signifikan hingga 96 persen

“Seiring dengan kondisi semakin baik serta implementasi dan penggunaan Peduli Lindungi yang terus berjalan, ada beberapa penyesuaian yang dan juga pengamatan aktivitas masyarakat yang bisa dilakukan dalam periode ini minggu ini,” jelas dia.