KUA Kabupaten Bekasi Tutup Pendaftaran Nikah Selama PPKM Darurat

5

PAPUADAILY –Kantor Urusan Agama (KUA) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menutup sementara pelayanan pendaftaran nikah selama masa PPKM Darurat. Penutupan itu dilakukan untuk mencegah penyebaran COVID-19.

“Untuk sementara seluruh Kantor KUA di wilayah kami tidak melayani pendaftaran nikah,” kata Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bekasi, Sopian, seperti dikutip dari Antara, di Cikarang, Minggu (19/7/2021).

Sopian menuturkan penutupan itu juga berdasarkan Surat Edaran Direktur Jenderal Bimas Islam Kemenag RI Nomor: P-001/DJ.III/Hk.007/07/2021 tentang Petunjuk Teknis Layanan Nikah pada Kantor KUA Kecamatan di Masa PPKM Darurat.

“Sementara tidak melayani pendaftaran baru, merujuk pada edaran dari Kemenag, menunggu perkembangan selanjutnya terkait penanganan pandemi COVID-19,” katanya.

Sopian menjelaskan selain ketentuan di atas, pemerintah daerah melalui Instruksi Bupati Bekasi Nomor 14 Tahun 2021 juga menyebutkan penyelenggaraan resepsi pernikahan harus mendapat persetujuan Gugus Tugas COVID-19 tingkat kecamatan dengan sejumlah ketentuan.

Ketentuan yang harus dipenuhi meliputi pembatasan jumlah pengunjung resepsi sebanyak 30 orang dan tidak diperkenankan makan di tempat resepsi. Adapun makanan yang disediakan harus wadah tertutup dan dibawa pulang.

Kepala KUA Kecamatan Karang Bahagia, Hizbul Latif menjelaskan KUA merupakan kantor layanan publik kategori sektor esensial sehingga tetap buka dan memberikan pelayanan meski sejumlah pelayanan untuk sementara ditiadakan.

“Tetap buka hanya saja dibatasi. Jam buka layanan antara pukul 08.00-14.00 WIB. Jumlah pegawai yang WFO maksimal 50 persen,” katanya.