Kesaksian Pratu Iqbal Lolos dari Serangan Maybrat : Ditembaki Meski Sudah Menyelam ke Sungai

7

PAPUADAILY –Prajurit Satu (Pratu) Iqbal Abdullah adalah salah satu prajurit yang selamat dari serangan kelompok separatis teroris (KST) di Pos Koramil Kisor di Afiat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat, Kamis (2/9/2021) lalu. Ia bercerita serangan begitu cepat sehingga mereka tak bisa melawan.

Dalam kejadian itu, empat prajurit TNI gugur, mereka adaah Lettu Inf Dirman, Serda Ambrosius Apri Yudiman, Praka Muhammad Dhirhamsyah, dan Pratu Zul Ansar.

Pratu Iqbal mengatakan, ada sekitar 50 orang yang menyerang posko menggunakan senjata tajam dan senjata api. Saat itu prajurit TNI sedang tidur dan kejadian berlangsung sangat cepat.

Mengetahui ada penyerangan, Iqbal mengaku langsung berusaha keluar dari Posramil dengan menendang pintu belakang. Namun puluhan orang tak dikenal itu melihat dan menembakinya.

“Saya berhasil keluar Posramil dengan cara menendang pintu belakang kemudian saya melompat ke sungai, tetapi mereka terus menembak pada posisi saya menyelam ke dalam air. Saya selamat karena di bawah arus sungai hingga selamat dari insiden itu,” kata Iqbal, seperti dalam video yang beredar yang telah terkonfirmasi. Dikutip Kompas.com.

Iqbal mengaku sempat melihat penyerang melakukan penyerangan dengan menggunakan parang, panah, sebuah pucuk senjata, dan senjata rakitan. “Ada senjata rakitan,” ujar Iqbal.

Saat kejadian, sambung Iqbal, hanya ada satu senjata sehingga tidak dapat melakukan perlawanan. “Saat itu posisi senjata kami cuma hanya satu,” ungkapnya.

Sementara itu, Juru Bicara Komnas Tentara Pembebasan Nasional Papua (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) atau TPNPB-OPM, Sebby Sambom mengklaim kejadian yang menewaskan empat anggota TNI tersebut dilakukan oleh pihaknya.

“Panglima kodap IV Sorong Raya Brigjen Deny Mos dan pasukannya bertanggungjawab aksi penyerangan ini dan Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB-OPM di bawah Pimpinan Jenderal Goliath Tabuni bertanggung jawab secara komando,” kata Sebby melalui keterangan tertulis. ***