Kemenkes Tingkatkan Tracing Penularan Covid 19

27

PAPUADAILY –Pelacakan (tracing), pemeriksaan, dan penanganan kasus penularan COVID-19 ditingkatkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Terutama pada daerah berisiko penularan virus tinggi.

“Kita akan meningkatkan testing dantracing(pelacakan) kita tiga sampai empat kali lipat dari yang ada sekarang seperti di negara-negara lain yang sedang naik tinggi kasusnya,” kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam siaran pers di Jakarta, Jumat (2/7/2021).

Budi mengatakan bahwa kapasitas pemeriksaan yang saat ini sekitar 100 ribu testing per hari ditargetkan meningkat menjadi 400 ribu testing per hari.

Menteri Kesehatan menjelaskan, penggiatan pelacakan dan pemeriksaan ditujukan untuk mempercepat penemuan kasus suspek dan orang-orang yang melakukan kontak erat dengan penderita COVID-19.

“Prioritas testing kita perbaiki, testing ini untuk kepentingan epidemiologi, bukan untuk testing skrining, jadi benar-benar kita kejar suspek dan kontak eratnya,” katanya.

Ia mengatakan bahwa pemerintah daerah boleh melakukan pemeriksaan antigen menggunakan alat tes diagnostik cepat (RDT) atau melakukan pemeriksaan menggunakan metodePCRuntuk melacak penularan COVID-19.

“RDT Antigen diutamakan bagi daerah yang alat diagnosisnya terbatas, sehingga hasilnya bisa diketahui lebih cepat dan tes dapat dilakukan secara masif sehingga dapat mempercepattracing,” pungkasnya.