Kemdikbudristek Siapkan SDM Perguruan Tinggi Bantu Tangani Covid-19

1

PAPUADAILY –Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) memfasilitasi lebih dari 25 Fakultas Kedokteran (FK) dan Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri (RSPTN) untuk menjadi RS rujukan dan laboratorium uji Covid-19.

Ini merupakan bentuk komitmen Kemdikbudristek untuk mendukung Kementerian Kesehatan (Kemkes) dalam upaya gotong-royong menangani pandemi Covid-19 di Indonesia. Khususnya dalam hal penyediaan layanan kesehatan dan sumber daya manusia (SDM) pendukung penanganan Covid-19 di Indonesia.

“Fasilitasi ini dilakukan melalui hibah lebih dari 20 paket pengadaan alat pelindung diri (APD), alat tes polymerase chain reaction (PCR), alat deteksi Covid-19 lainnya kepada FK dan RSPTN,” kata Dirjen Dikti, Nizam.

Nizam menambahkan, Ditjen Dikti mendukung pengembangan dan inovasi produk untuk penanganan dan pengendalian Covid-19. “Kemdikbudristek juga menggerakkan dosen dan mahasiswa sebagai relawan untuk membantu penanganan penyebaran Covid-19 sedari awal pandemi,” ucapnya.

Selanjutnya, Nizam menyebutkan, keterlibatan para relawan adalah bagian dari upaya gotong royong dan gerakan masyarakat secara sukarela untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Para relawan tidak serta merta langsung menangani pasien, melainkan akan membantu program-program KIE (komunikasi, informasi, dan edukasi) kepada masyarakat, dan menyiapkan diri sebagai tenaga bantuan dalam kondisi darurat sesuai kompetensi dan kewenangannya,” jelasnya.

Lebih lanjut Nizam menyampaikan, semangat kerelawanan, altruisme, dan nasionalisme menjadi nilai dasar dalam implementasi program relawan yang merupakan bagian dari transformasi kebijakan Merdeka Belajar, Kampus Merdeka.