Kebun Raya Sambas-Kalbar di Subah Segera Diluncurkan

1

PAPUADAILY –Pemerintah Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat segera akan meluncurkan Kebun Raya Sambas yang berada di Desa Sabung, Kecamatan Subah.

“Kebun Raya Sambas di Desa Sabung segera diluncurkan oleh pemerintah. Rencananya, peluncuran tersebut akan dilaksanakan November 2021 ini. Untuk mendukung itu akses jalan menuju Kebun Raya Sambas harus segera dibangun,” kata Wakil Bupati Sambas, Fahrur Rofi saat dihubungi di Sambas, Senin.

Ia menjelaskan bahwa Kebun Raya Sambas adalah program nasional atau kerja sama antara pemerintah pusat dan kabupaten.

Oleh karena itu, kata dia, Pemkab Sambas meminta setiap perusahaan yang menanam modal di sekitar lokasi sekitar Kebun Raya harus mendukung melalui tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Sosial Responsibility/CSR).

“Berdasarkan hasil rapat bersama pemangku kepentingan terkait, kita sudah mematok bahwa peluncuran Kebun Raya Sambas. Saat ini kita masih menjalin komunikasi dengan perusahaan sekitar, untuk meminta sumbangsih mereka melalui CSR untuk menyukseskan program nasional tersebut,” katanya.

Rofi berharap sejumlah perusahaan yang berinvestasi di sekitar Kebun Raya Sambas bisa memberikan kontribusi terutama dalam membangun akses jalan. Beberapa perusahaan kata dia, sudah memberikan lampu hijau terkait permintaan bantuan melalui kucuran dana CSR tersebut.

“Perusahaan harus membantu meringankan beban pemerintah dalam mewujudkan Kebun Raya Sambas melalui CSR mereka. Ruas jalan yang perlu perbaikan dari jalan protokol ke lokasi di sana sekitar enam kilometer. Rusak berat ada sekitar enam ratus meter karena lokasi rawa-rawa yang perlu banyak timbunan,” katanya.

Wabup mengatakan, akses jalan menuju Kebun Raya Sambas akan menyeberangi sungai. Pemkab Sambas sudah berkomunikasi dengan Pemprov Kalbar untuk meminjam jembatan bailey. Lebar sungai itu sekitar lebih kurang 200 meter.

“Jadi jembatan bailey itu nanti kita pakai untuk menyatukan antara Kebun Raya dan akses jalan utama. Sungainya cukup lebar sekitar 200 meteran. Tapi kita lihat nanti bagaimana teknis yang mengaturnya. Mudah-mudahan semua lancar,” demikian Fahrur Rofi .