Kasus Covid Melonjak, Kabupaten Fakfak Berlakukan PPKM Mikro

2

PAPUADAILY –Pemerintah Kabupaten Fakfak menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro mulai 3-16 Juli 2021 karena meningkatnya kasus Covid-19.

Selain itu ada puluhan tenaga kesehatan yang tercatat terpapar wabah tersebut. Kebijakan tersebut disampaikan setelah Bupati Untung Tasmil bertemu dengan Satgas Covid-19 bersama dengan tokoh masyarakat, adat dan agama di Kabupaten Fakafak.

“Langkah ini diambil agar penularan kasus di Fakfak tidak semakin meluas,” kata Bupati Untung Tasmil di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Sabtu (4/7/2021).

PPKM mikro berlaku mulai Sabtu kemarin hingga 14 hari ke depan. Selanjutnya akan dievaluasi untuk diperpanjang atau tidak.

Masyarakat di tingkat distrik dan kampung diminta dapat melakukan penyekatan agar warga tidak mudah keluar masuk, sehingga dapat mencegah penularan virus corona. “Bila terpaksa keluar rumah harus memakai masker dan menerapkan protokol kesehatan ketat dan tidak mendatangi kerumunan serta selalu mencuci tangan,” ujarnya.

Sementara Direktur RSUD Fakfak, dr Kariani Kastela, menyebut kapasitas rumah sakit sudah hampir penuh. Sebab fasilitas kesehatan ini sedang merawat 25 pasien Covid-19. “Selain itu ada 10 orang petugas medis yang terpapar Covid-19, kini menjalani isolasi di rumah,” ujarnya.

Sebagai informasi, Jawa dan Bali saat ini menjalani PPKM darurat sejak 3- 20 Juli karena melonjaknya kasus Covid-19. Tidak menutup kemungkinan hal itu juga diberlakukan kepada daerah lain jika kasus bertambah banyak.