Kantornya Disidak Anies, PT Equity Life Indonesia Tegaskan Sudah Patuhi Regulasi PPKM Darurat

1

PAPUADAILY –Corporate Communication PT Equity Life Indonesia, Yuliarti menyatakan perusahaannya sudah menjalankan ketentuan PPKM Darurat sesuai regulasi. Bahkan kata dia, persentase karyawan masuk tak lebih dari 25 persen.

Diketahui PT Equity Life Indonesia adalah perusahaan asuransi jiwa yang disidak Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada Selasa (6/7) kemarin, dan disebut melanggar ketentuan pembatasan kapasitas 50 persen.

“Kita tuh menjalankan ketentuan PPKM sesuai regulasi kok,” ujar Yuliarti saat dikonfirmasi, Rabu (7/7/2021).

Dia menerangkan pada sidak kemarin, perusahaannya sudah mematuhi aturan, yang didasari data absensi karyawan. Gedung Sahid Sudirman Centre, lokasi kantor PT Equity Life Indonesia, juga disebut punya sistem yang mencegah terjadinya kapasitas berlebihan dalam satu kantor.

Sehingga kata Yuliarti, bila jumlah kuota tertentu sudah maksimal, maka karyawan lainnya otomatis tertolak oleh sistem.  “Kalaupun kita over kuota nggak bisa, otomatis di reject by system. Kan kita pakai tapping ke detect dan pasti akan di surati langsung oleh building management-nya,” terang dia.

Yuliarti pun mengatakan PT Equity Life Indonesia punya kantor di 3 lantai berbeda. Penyidakan terjadi pada kantor di lantai 43. Pada lantai 43 juga terdapat kantor perusahaan Ray White Indonesia yang bergerak di bidang properti, yang saat itu juga disidak dan ketahuan melanggar aturan WFH 100 persen.

Lantaran Ray White Indonesia bergerak di bidang non-esensial, maka perkantorannya disegel dan ditutup. Sedangkan PT Equity Life Indonesia masih dapat beroperasi seperti biasa. “Operasional masih on going 3 lantai, kantor pusat di lantai 20. Lantai 43 itu kantor operasional. Disegel belum sampe ditutup banget. Kita masih bisa kerja,” ujarnya.