Jumlah Vaksinasi Nakes dan Petugas Publik Lampaui Target, Ini Penjelasan Kemkes

2

PAPUADAILY –Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemkes) Siti Nadia Tarmizi mengatakan, jumlah data sasaran vaksinasi Covid-19 dosis pertama lebih 100% untuk tenaga kesehatan dan petugas pelayanan publik karena ada penambahan jumlah penerima vaksinasi pada 2021 ini.

Nadia menjelaskan, perubahan data sesuai keadaan di lapangan yakni ada penambahan jumlah tenaga kesehatan atau petugas pelayanan publik yang baru lulus dari perguruan tinggi. Sementara data awal yang ditetapkan merupakan 2020. Saat itu calon nakes dan petugas layanan publik tambahan ini belum lulus dari pendidikan. Namun setelah mereka bertugas, maka berhak diprioritaskan penerima vaksinasi.

“Bisa saja mereka saat di data tahun 2020 belum lulus sebagai nakes masih kuliah atau masih sekolah atau belum bekerja di insititusi tersebut,” kata Nadia saat dihubungi Beritasatu.com, Rabu (21/7/2021).

Selain itu, Nadia menyebutkan, ada penambahan relawan serta SDM non-medis yang bekerja di rumah sakit seperti petugas kamar jenazah atau petugas kebersihan yang memiliki risiko tinggi karena bekerja di fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes).

Oleh karena itu, Nadia menjelaskan bahwa data tersebut akan terus bertambah sesuai jumlah tenaga sebagai bentuk perlindungan karena risiko penularan sangat tinggi.

Adapun jumlah target vaksinasi dosis satu yang lebih dari 100% untuk nakes dan petugas pelayanan publik seperti terjadi Selasa (20/7/2021). Vaksinasi dosis pertama untuk nakes mencapai 108,00% atau 1.586.252 dari sasaran 1.468.764. Artinya ada kelebihan 117.488. Begitu juga petugas pelayan publik, vaksinasi dosis satu mencapai 23.949.803 atau 138,22%. Artinya ada kelebihan 6.622.636.