Jokowi Ingin Vaksinasi di Kabupaten Garut Dipercepat

2

PAPUADAILY –Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Bupati Garut Rudy Gunawan untuk mempercepat kegiatan vaksinasi di Kabupaten Garut. Hal tersebut diungkapkan Jokowi saat Bupati Garut curhat sulitnya mendapat vaksin Covid-19 saat melakukan pertemuan virtual pada Sabtu (28/8).

Dalam video yang diterima merdeka.com dari Humas Pemerintah Daerah Kabupaten Garut, Rudy menyampaikan bahwa saat ini Kabupaten Garut sudah ada melaksanakan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2. Setelahnya, ia pun menyampaikan apa yang saat ini dihadapi Garut dalam kegiatan vaksinasi.

“Sekarang ini vaksin yang datang ke Garut itu sangat minim Pak,” kata Rudy kepada Jokowi saat rapat virtual.

Menanggapi pernyataan Rudy, Jokowi memberikan jawaban sekaligus pertanyaan. “Berarti kalau dikirim bisa dipercepat ya proses vaksinasi di Garut berarti ya,” tanya Jokowi.

Mendapat jawaban dan pertanyaan tersebut, Rudy menyanggupinya. Alasan kesanggupan disampaikan karena menurutnya saat ini di Garut terdapat 67 pusat Kesehatan masyarakat yang tersebar di 42 kecamatan.

Selain itu juga menurut Rudy, Garut memiliki cukup banyak vaksinator. Namun karena tidak adanya vaksin Covid-19, vaksinator tidak bisa melakukan vaksinasi. “Vaksinator sekarang banyak yang nganggur,” ucapnya.

Dia menjelaskan bahwa di Garut saat ini sedikitnya terdapat 2.000 vaksinator. Para vaksinator tersebut berasal dari unsur pemerintah daerah Kabupaten Garut, TNI hingga Polri.

Dengan ketersediaan vaksin Covid-19 saat ini, menurutnya, di Garut hanya mampu melakukan vaksinasi kepada 25.000 hingga 30.000 orang saja per bulan. “Kami sebenarnya mampu 60 ribu per bulan (kalau vaksinnya tersedia),” jelasnya.