Ini Kronologi Tewasnya 1 KKB, Baku Tembak dengan TNI-Polri

4

PAPUADAILY –Satu orang Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) tewas setelah terjadi baku tembak dengan TNI-Polri pada Jumat (5/11/2021) di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua.

Kontak tembak yang terjadi sejak pukul 15.17 WIT juga menyebabkan satu 2 aparat terkena rekoset peluru. Tak hanya itu, seorang warga bernama Apolo Belau dilaporkan terluka.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Mustofa Kamal dalam rilis, Sabtu (6/11/2021) mengatakan, dua personil yang terkena rekoset direncanakan akan dirujuk ke Kabupaten Mimika untuk mendapat perawatan medis lebih lanjut.

Kamal menjelaskan, kontak tembak berawal saat seorang anggota KKB yang membawa senjata api panjang di sekitar Klinik Pastoran ST Michael Bilogai melakukan tembakan ke arah Pos Satgas Yon Mek 521 dan berlari ke arah sekitar pertigaan TKP Ramli.

Tembakan dibalas personel Satgas Yon Mek 521 dengan mengeluarkan tembakan terbidik terhadap KKB membawa 1 pucuk senjata laras panjang di sekitar semak-semak pertigaan Ramli. “Dari hasil pemantauan melalui teropong bahwa 1 anggota KKB tersebut meninggal dunia,” kata Kamal. Dikutip Kabarpapua.co

Tak lama kemudian, lanjut Kamal, personel gabungan hendak melakukan pembersihan, namun ditembaki KKB . Demikian pula personel gabungan yang sedang bersiaga di Polsek Sugapa mendapat tembakan oleh KKB dari arah Perumahan Sat Pol PP dan Tower Telkomsel.

“Waktu itu, personel gabungan menggunakan 1 unit mobil double cabin berencana ke Polsek Sugapa untuk membackup, namun saat di tanjakan Polsek Sugapa melewati Perumahan Satpol PP tiba-tiba mendapat tembakan dari arah perumahan Sat Pol PP yang mengakibatkan  2 personil terkena rekoset,” terang Kamal.

Berdasarkan laporan, sambung Kamal, personel gabungan sempat melakukan pengejaran di sekitar pertigaan TKP Ramli atau jalan masuk kompleks Pastoran ST Michael Bilogai sebelum menuju ke Pos Pengamanan masing-masing.

Belum Dievakuasi

Sementara dari hasil pengecekan di lokasi kontak tembak pada pukul 19.10 WIT, aparat menemukan seorang warga bernama Apolo Belau dalam kondisi terluka. Warga tersebut langsung dibawa ke Polsek Sugapa untuk mendapatkan perawatan medis dan pemeriksaan lebih lanjut.

“Jenazah KKB beserta 1 pucuk senjata laras panjang tidak dapat diambil atau amankan, karena mendapat tembakan secara frontal oleh KKB dari arah belakang lapangan bola kompleks Pastoran ST Michael Bilogai hingga belakang TKP Ramli,” kata Kamal.

Kamal menambahkan, personel gabungan TNI-Polri masih melakukan penjagaan di Sugapa, Kabupaten Intan Jaya untuk mengantisipasi serangan KKB. Penjagaan juga dilakukan di objek vital Bandara Bilorai, Kabupaten Intan Jaya.***