Ini Alasan Pemilihan Lagu “Torang Bisa” Sebagai Theme Song PON Papua

9

PAPUADAILY –Panitia Besar(PB) Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua memperkenalkan lagu “Torang Bisa” sebagai theme song PON 2021, Sabtu (11/9/2021). Setelah melalui proses yang cukup panjang, lagu itu dipilih karena lirik semangat dan persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari Papua.

Bertempat di Hotel Neo Indah, Jakarta Barat, Roy Letlora selaku Ketua Bidang II PB PON menjelaskan kesiapan PON Papua sekaligus memperkenalkan lagu “Torang Bisa”.

Ia ditemani Pelaksana tugas koordinator Bidang Pemasaran PB PON, Karsudi. Dalam kesempatan itu, Karsudi menjelaskan bahwa “Torang Bisa” dipilih menjadi lagu tema PON Papua melalui berbagai tahapan. Dari berbagai kandidat lain, Torang Bisa dianggap paling merepresentasikan Papua dalam semangat persatuan Indonesia.

Lagu ini diciptakan oleh Hebat Fatahilah dan dibawakan oleh penyanyi Vien Mangku serta rapper Qibah Mansawan. Lirik lagu Torang Bisa menceritakan empat hal yang diyakini dan dilakukan para atlet yang akan bertanding di PON XX yaitu, bisa menjaga persatuan bangsa, menanamkan jiwa sportivitas, menyatukan perbedaan, dan saling mendukung serta bersatu melaju menjadi juara.

Lagu “Torang Bisa” ini sudah dirilis panitia penyelenggara. Lagu ini bisa diakses masyarakat umum di channel resmi PON Papua 2021.

“Pemilihan theme song cukup panjang, dimulai dari sayembara dari Maret 2021 yang diikuti oleh 24 kontestan. Pada akhirnya ada 15 kontestan yang submit dari dalam dan luar papua,” kata Karsudi saat memberikan keterangan pers. Dikutip Detik.com.

“Lewat proses penjurian dari para pekerja seni asal Papua hingga akhirnya dipilih Torang Bisa. Lagu ini sudah launching di Jayapura dan disebarkan di seluruh media Papua dan PB PON,” ujarnya menambahkan.

Kata dia, lagu “Torang Bisa” punya makna yang mendalam. Menggambarkan semangat dari tanah Papua sebagai provinsi paling timur, tempat matahari terbit. Meski tak semua kenal, diharapkan Papua bisa dikenal lewat lagu Hebat Fatahilah.

Sementara itu, Roy Letlora menjelaskan persiapan Papua menjadi tuan rumah ajang empat tahunan ini. Ia berpesan kepada semua untuk tak perlu ragu dengan masalah keamanan di Papua.

Ia menjamin, masyarakat Papua tak seperti yang selama ini muncul di benak masyarakat Indonesia kebanyakan. Roy Letlora ingin Papua bisa lebih dikenal di Indonesia lewat kesuksesan penyelenggaraan PON. Pesta olahraga se-Indonesia ini menjadi kesempatan emas bagi Papua untuk lebih dikenal.

“Saya Ketua Bidang II juga membawahi keamanan. Pada opening dan closing itu nanti akan khusus dijaga TNI. Isu keamanan memang sensitif apalagi ada insiden kebakaran di bandara, tapi itu bukan rangkaian teror,” ucap Roy.

Masalah keamanan, lanjut Roy, sudah diantisipasi sejak dini. Penembakan dan pembakaran bandara yang terjadi beberapa waktu lalu, jauh dari lokasi PON. Diharapkan PON akan berjalan dengan pancar dan aman.***