Imbas Tawuran di Pasar Manggis, 4 Lapak Usaha Rusak dan Barang Warga Hilang

2

PAPUADAILY –Polisi menyita sejumlah barang bukti yang diduga digunakan saat tawuran di Pasar Manggis, Setia Budi, Jakarta Selatan Selasa (20/7) kemarin. Barang-barang yang disita diantaranya senjata tajam, bom molotov hingga pecahan batu.

“Kita juga berhasil menyita beberapa barang bukti yang diduga saat itu digunakan untuk tawuran atau perkelahian antar kelompok tersebut. Beberapa barang bukti tersebut adalah senjata tajam, molotov, pecahan botol, batu. Ini semua ada ditemukan di TKP saat kejadian,” kata Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Azis saat konferensi pers, Rabu (21/7).

Aziz berharap pasca tawuran kondisi di lokasi kembali terkendali dan kejadian tersebut tidak terulang kembali. Dia pun memperingati kepada seluruh pihak yang mencoba memicu terulangnya tawuran akan ditindak tegas.

“Namun, jika ada kelompok yang berusaha untuk memanaskan kembali situasi maka kami akan segera melakukan tindakan hukum yang tegas. Kita tangkap dan kita ingin memastikan bahwa warga setempat nyaman dan aman kembali,” jelasnya.

Imbas tawuran tersebut tercatat empat tempat usaha rusak hingga beberapa barang warga sekitar hilang. “Empat tempat usaha itu juga mengalami kerusakan, karena kami bisa melihat secara demografi di lokasi terjadinya peristiwa ini, banyak rumah warga yang juga difungsikan sebagai tempat usaha,” ucap Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Ahmad Akbar.

Bahkan, kata Aziz, warga sekitar juga melaporkan kehilangan barang berharganya usai tawuran tersebut. Mulai dari ponsel hingga barang dagangan hilang.

“Kemudian ada satu warga yang kehilangan barang di dalam rumahnya, seperti contoh handphone. Ini terjadi saat peristiwa tawuran, termasuk juga kehilangan barang dagangan kelontongan,” papar dia.

Tak hanya itu, aksi tawuran itu juga mengakibatkan korban luka. Tercatat satu orang mengalami luka bacok. “Dari pendataan kita ya, ada satu orang mengalami luka senjata tajam,” tandas Kompol Akbar.

Sebelumnya, polisi menangkap 15 orang yang terlibat tawuran di Pasar Manggis, Setiabudi, Jakarta Selatan. Akan Tapi, baru 13 orang yang saat ini ditetapkan tersangka.

“Dari 15 orang tersebut 13 orang kita tetapkan tersangka yang 2 lagi sedang pendalaman,” ucap Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Azis Andriansyah kepada wartawan, Rabu, 21 Juli.

Bahkan, dari pengembangan, tim di lapangan pun masih memburu beberapa pelaku tawuran lainnya. Mereka sudah resmi menjadi buronan polisi. “Kemudian berkembang 4 tersangka lainnya sedang dalam pengejaran karena pada malam hari itu tidak ada dan tim sedang mengejar empat orang tersebut dan kita terbitkan daftar pencarian orang,” papar Azis.

Atas perbutaanya, belasan tersangka itu dipersangkakan dengan pasal berlapis. Mulai dari Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan, Pasal 406 KUHP tentang perusakan, hingga 358 KUHP tentang aksi tawuran.