Imbas Kebrutalan KKB Bakar Sekolah, Warga Kampung Wambakom Papua Terpaksa Mengungsi

6

PAPUADAILY – Akibat kebiadaban KKB melakukan pembakaran sekolah, sebanyak 40 warga Kampung Wambakom, Distrik Serambakom, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, terpaksa mengungsi ke Gereja Katolik yang ada di kampung tersebut untuk menghindari aksi brutal KKB kembali terjadi.

Sebagaimana diinformasikan sebelumnya, KKB Papua baru-baru ini membakar sebuah sekolah SMP di Kabupaten Pegunungan Bintang, yang juga disertai dengan aksi kontak senjata antara KKB dan personel TNI-Polri.

“Warga yang sebagian besar wanita, anak-anak, dan lansia itu mengungsi usai SMP negeri yang ada di kampung dibakar KKB, Selasa pagi (14/12),” kata Kapolres Pegunungan Bintang AKBP Cahyo Sukarnito, Selasa (13/12).

Menurut Cahyo, personel TNI-Polri ditembaki oleh KKB saat membantu evakuasi warga dari rumah mereka ke gereja. Aparat membalas sehingga terjadi baku tembak sekitar satu jam lebih. Kontak tembak yang terjadi dari pukul 09.50 WIT hingga 11.15 WIT itu dilaporkan tidak menelan korban jiwa baik dari pihak anggota maupun warga.

Dia mengatakan penambahan kekuatan belum dapat dilakukan karena kendala geografis. Akses menuju Serambakom dikeliling perbukitan di kiri-kanan sehingga dapat menjadi sasaran tembak.

Sehari sebelumnya, KKB pada Senin (13/12) dilaporkan melakukan penembakan ke Pos Brimob yang ada di Serambakom dan Minggu (5/12) membakar Gedung SMA Negeri 1 Oksibil.