IGD RSUD Tutup Sementara, Jumlah Pasien Covid-19 di Sorong Terus Meningkat

1

PAPUADAILY –Jumlah kasus penularan virus Covid-19 di Kota Sorong yang terus meningkat membuat sebagian besar tempat rujukan pasien Covid-19 penuh. Hal ini membuat ruang IGD di sejumlah rumah sakit penuh dan ditutup sementara.

Saat ini, sebanyak 201 pasien positif di Kota Sorong, Papua Barat, dirawat di enam rumah sakit.

Juru bicara Satgas Covid-19 Kota Sorong, Rudi R Lakku mengatakan, RSUD Sele be Solu merawat 41 pasien Covid-19. Sedangkan lima rumah sakit lain yang merawat pasien Covid-19 antara lain, RS Pertamina 40 pasien, RS TNI AL (34), RS darurat (55), RS Maleo (16) dan RS JP Wanne (15).

“Pasien Covid-19 di Sorong terus bertambah. Hasil pemeriksaan terakhir ada 89 spesimen positif,” kata Rudy di Kota Sorong, Papua Barat, Kamis (22/7/2021).

Sebelumnya pemerintah Kota Sorong resmi memperpanjang penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) sampai 25 Juli 2021. Kebijakan ini mengikuti instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Wali Kota Sorong Nomor 443/573, secara resmi diumumkan oleh Lambert Jitmau pada Rabu (21/7/2021).

“Kami harap warga di Kota Sorong dapat mematuhi aturan ini untuk melindungi Kota Sorong dari penyebaran Covid-19,” kata Lambert di Kota Sorong, Papua Barat.

Dia meminta warga di Kota Sorong tetap tinggal di rumah untuk sementara waktu demi memutus mata rantai penularan virus corona yang sedang tinggi akhir-akhir ini.***