Idul Adha Harus Sesuai Prokes COVID-19, Jokowi Minta Bantuan Ma’ruf Amin

8

PAPUADAILY –Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan jajarannya menjaga Hari Raya Idul Adha supaya berlangsung khidmat tapi tetap sesuai protokol kesehatan (prokes) pencegahan COVID-19. Jokowi minta bantuan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin.

“Yang berkaitan dengan Idul Adha, saya betul-betul minta agar dikomunikasikan dengan baik agar Bapak Wapres bisa membantu dalam hal ini, Pak Menteri Agama bisa mengkomunikasikan ke bawah,” kata Presiden Jokowi dalam Pengantar Rapat Terbatas PPKM Darurat, yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (17/7/2021).

“Sehingga perayaan Hari Idul Adha betul-betul bisa lebih khidmat, tetapi semuanya bisa menjaga protokol kesehatan,” kata Jokowi.

Idul Adha 10 Zulhijah 1442 H ditetapkan pemerintah jatuh pada 20 Juli 2021 atau tiga hari lagi. Keputusan ini disampaikan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas di kantor Kementerian Agama, Sabtu (10/7) pekan lalu.

“Kami meminta supaya takbiran dan salat Idul Adha di wilayah PPKM darurat dilakukan di rumah masing-masing. Di luar PPKN darurat, dan bukan termasuk zona merah dan zona oranye, malam takbiran dan salat Idul Adha dapat dilakukan setelah memenuhi ketentuan sebagai sebagaimana Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2021,” ujar Yaqut saat itu.