Gilanya Bunga Pinjol yang Bikin Masyarakat Tercekik

1

PAPUADAILY –Cerita tentang masyarakat yang terjerat pinjaman online (pinjol) seakan tidak pernah ada habisnya. Bahkan kini Presiden Joko Widodo (Jokowi) ikut memberikan perhatian terkait hal itu.

Seperti Dkutip dari detik.com, kasus-kasus tentang masyarakat yang terjerat pinjol bermacam-macam. Ada yang nekat berkirim surat ke Jokowi ada juga yang memilih untuk mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. Lalu seberapa besar bunga pinjol hingga membuat masyarakat terasa dicekik?

Memang saat ini tidak ada kebijakan yang mengatur batasan bunga untuk pinjol. Para penyelenggara pinjol menerapkan bunga yang berbeda. Umumnya pinjol menerapkan bunga harian. Sebab pinjaman yang diberikan pinjol tenornya berjangka waktu singkat.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sendiri mencatat rata-rata pinjol terdaftar atau legal menerapkan bunga 0,8% per hari. Artinya jika 1 bulan maka bunganya 24%. Tapi ada juga pinjol legal yang menerapkan bunga hingga di atas 1% per hari.

Hal lain yang perlu diketahui adalah saat meminjam ke pinjol ada biaya administrasi. Biaya administrasi ini dibebankan ke nasabahnya. Besaran biaya administrasi yang diterapkan berbeda-beda.

Misalnya sebuah pinjol menerapkan biaya administrasi 5%. Jika nasabah meminjam Rp 1 juta maka uang yang diterima hanya Rp 950 ribu, karena biaya administrasi dipotong di depan.

Jika bunga pinjol legal itu dirasa memberatkan, Anda perlu mengetahui besaran bunga pinjol ilegal. Suku bunga yang diterapkan bisa mencapai 4% per hari.

Kedua untuk biaya administrasinya bisa mencapai 40%. Mereka melancarkan aksinya melalui penawaran SMS secara spam.

Jangka waktu pelunasan sangat singkat tidak sesuai kesepakatan. Pinjol ilegal juga selalu meminta akses semua data di ponsel seperti kontak, foto, dan video yang akan digunakan untuk meneror peminjam saat gagal bayar.

Pinjol ilegal juga melakukan penagihan tidak beretika berupa teror, intimidasi dan pelecehan. Ciri-ciri pinjol ilegal lainnya tidak memiliki layanan pengaduan dan identitas kantor yang jelas.