Geliat Produksi Kopi Lokal Asal Paniai Papua, Berlabel Halal

1

PAPUADAILY – Bekerja sama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) Jawa Barat, Bupati Paniai, Meki Nawipa berhasil mengembangkan kebun dan tanaman kopi. Produksi kopi dalam bentuk sachet juga sudah beredar di pasaran dengan nama Kopi Pania dan berlabel halal.

Bupati Paniai, Meki Nawipa mengatakan salah satu potensi yang ada di wilayahnya adalah kopi. Karena itulah dia berusaha mengembangkan kopi lokal.

“Saya pikir untuk pengembangan ekonomi rakyat adalah bagaimana mengembangkan potensi lokal yang ada di daerah. Kalau di Paniai salah satu potensi lokalnya adalah kopi,” kata Meki Nawipa saat dihubungi merdeka.com, Kamis (2/9/2021).

Hingga kini di wilayah Paniai, sudah ditanami 26,338 pohon kopi dan siap produksi. Sedangkan di Tahun 2020, Paniai berhasil menanam sebanyak 185,677 pohon.

“Kami sudah tanam pohon kopi yang sedang diproduksi sebanyak 26,338 pohon dan yang baru hitungan kami per tahun 2020 adalah 185,677 pohon dan sedang tanam tahun 2021 bisa di atas 100.000 pohon. Artinya petani berhasil tanam sekitar 300 ribu lebih. Ada potensi ekonomi yang besar,” ujar Meki Nawipa.

Pihaknya baru menyelesaikan akte notaris Koperasi Harapan Baru Paniai. Artinya semua petani kopi terdaftar sebagai anggota untuk memudahkan mendapatkan kredit usaha rakyat (KUR) dari Pemda.

“Kami menargetkan setiap rumah sudah bisa menghasilkan Rp100.000 per hari per keluarga. Ini bagian dari implementasi Otsus yang menyetuh kepada rakyat secara langsung,” sebutnya.

Meki Nawipa pun meyakinkan bahwa kopi buatan wilayahnya diproses secara halal. Mereka sedang mengurus hak paten untuk label halal tersebut.

Sementara saat ini, Kopi Pania sudah didistribusikan ke Kota Jayapura dan Manado. Mereka juga sudah melakukan promosi sampai ke Jakarta.

“Tahun ini kami bangun green house ukuran 8 X 20 meter. Dan di Tahun 2022 akan kami bangun pabriknya (industrinya) di Paniai. Kami tetap akan produksi di Paniai,” pungkas Meki Nawipa.***