Filosofi Mendalam dari Papeda Khas Papua, Makanan Khas Tempat Pelaksanaan PON XX

4

Ajang olahraga nasional PON yang diselenggarakan oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia saat ini sedang berlangsung di Papua.

PON XX Papua 2021 akan langsung dibuka oleh Presiden Jokowi di Stadion Lukas Enembe Jayapura. Papeda merupakan salah satu makanan khas Papua yang menjadi tuan rumah PON XX Papua 2021 dan sudah sangat dikenal.

Di Papua sendiri, masyarakat di sana menjadikan papeda sebagai salah satu pengganti nasi sebagai sumber karbohidrat. Papeda merupakan makanan yang teksturnya kental berwarna putih dengan rasa yang tawar yang berbahan dasar sagu yang diperas dan disaring sebelum akhirnya dimasak.

Sebagai makanan khas Papua, papeda ternyata memiliki filosofi yang mendalam. Saat menyantap papeda, satu keluarga biasanya menyantap dengan dilengkapi helai dan hote. Helai merupakan alat makan tradisional yang terbuat dari kayu sebagai tempat penyajian papeda.

Sementara hote merupakan piring kayu sebagai tempat untuk menyantap papeda. Baca juga: Resep Papeda khas Papua, Alternatif Nasi yang Praktis Tradisi makan papeda dari satu piring yang sama dalam satu keluarga oleh masyarakat Sentani disebut sebagai helai mbai hote mbai, mbai berarti satu.

Sebutan inilah diartikan sebagai satu filosofi yaitu makan dalam satu keluarga dapat menjadi cerita yang bisa disimpan untuk masa depan anak dan cucu. Bagi mereka, acara makan keluarga menandai sebagai ikatan kekeluargaan sebagai ruang diskusi antara orang tua dan anak.