CPNS 2021: Putra-Puri Papua Ditunggu untuk Melamar di BPIP

9

PAPUADAILY –Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021 masih bisa dilakukan hingga batas waktu pendaftaran berakhir pada 26 Juli 2021 ini. Namun untuk formasi khusus putra-putri Papua pada Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) masih kosong.

Dikutip dari laman resmi BPIP, data sementara pendaftar CPNS 2021 yaitu pendaftar umum sebanyak 3.665 orang, penyandang disabilitas 14 orang, lulusan terbaik 34 orang dan formasi putra-putri Papua 0 pelamar.

Kepala Biro Umum dan Sumber Daya Manusia BPIP Tri Purno Utomo menjelaskan mengenai kekosongan pelamar yang memilih formasi khusus putra-putri Papua di BPIP.

Menurutnya, anak-anak Papua lebih banyak yang memilih formasi lain dari Kementerian atau Lembaga yang ada perwakilan di Daerah Papua.

“Untuk yang formasi Papua tadi saya diskusi dengan warga Papua, sepertinya mereka masih memilih formasi dari Kementerian yang ada di kantor perwakilan Papua,” ujarnya sebagaimana dikutip dari laman resmi BPIP pada Sabtu (25/7/2021).

Sedangkan dari data terbaru bagian Biro Umum dan Sumber Daya Manusia BPIP mencatat jumlah pelamar yang sudah mengisi formulir sebanyak 5.798 orang dan yang sudah mengunggah dokumen atau submit sebanyak 3.683 orang.

Ia menjelaskan, jika pada akhir pendaftaran formasi tersebut masih kosong, maka tetap dibiarkan kosong.

Akan tetapi jika ada yang melamar satu, dua dan seterusnya maka tetap wajib ikut seleksi selanjutnya seperti Seleksi Kompetisi Dasar (SKD) seperti formasi lainnya. “Meskipun kosong tetap kosong, walaupun ada tetap mereka mengikuti SKD dan tahapan seleksi lainnya,” jelasnya.

Demikian pula dengan jabatan lain, jika passing gradenya tidak memenuhi tetap kosong. Ia berharap kekosongan ini menjadi kesempatan putra-putri Papua untuk mendaftarkan diri sebagai abdi negara di BPIP.

Tahun ini BPIP telah membuka 64 formasi CPNS, masing-masing di Sekretariat Utama sebanyak 9 orang, Deputi 1 sebanyak 2 orang, Deputi 2 sebanyak 6 orang, Deputi 3 sebanyak 22 orang, Deputi 4 sebanyak 25 orang. Sedangkan Deputi 5 tahun ini belum mendapatkan alokasi CPNS.

Ia juga mengatakan pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan lainnya seperti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) akan disesuaikan dengan kebijakan pemerintah tentang penanganan Covid-19.

“Perubahan jadwal berdasarkan surat Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) nomor 5587/B-KS.04.01/SD/K/2021 dan 5870/B-KS.04.01/SD/K/2021”, ujarnya.

Meskipun demikian tempat seleksi akan dilaksanakan di sejumlah daerah yang sudah ditentukan sebelumnya seperti di Badan Kepegawaian Negara Jakarta, di Pekanbaru, Yogyakarta, Denpasar dan Makassar.

“Diprediksi jumlah pelamar akan terus bertambah sampai tanggal penutupan pendaftaran”, tutupnya.

Ia mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap berita bohong bahkan penipuan tentang penerimaan CPNS terutama di lembaga BPIP. Jika ingin informasi tepat sebaiknya mengunjungi kanal seperti web atau media sosial resmi BPIP.***